Kasdim 0729/Bantul Meninjau Langsung Dampak Air Pasang Laut Selatan - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


07 August 2018

Kasdim 0729/Bantul Meninjau Langsung Dampak Air Pasang Laut Selatan


BANTUL, suarakpk.com - Puluhan hektar lahan pertanian di sekitara Pantai Pengklik Samas Kretek, Bantul terendam air pasang. Lahan yang ditanami bawang merah , palawija, dan cabai itu bisa terancam gagal panen.

"Total ada sekitar 25 hektar lahan yang terendam. Jika tidak segera surut kemungkinan gagal panen," ujar Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan Bantul, Pulung Hariyadi, saat dihubungi Kasdim Mayor Inf Suwarno,Jumat (3/8).

Lahan tersebut terendam luapan air laut yang tidak bisa masuk kembali ke laut akibat tertahan muara pasir.

Pihaknya sudah berupaya mengalirkan air pasang yang tertahan di muara pasir dengan menggunakan backhoe kecil untuk membuat sodetan, sehingga air pasang bisa kembali mengalir ke laut.

Menurut dia, fenomena seperti ini sudah biasa terjadi di kawasan pantai selatan Bantul. Namun tahun ini lebih cepat dibanding biasanya.

"Biasanya gelombang tinggi terjadi di bulan September, waktu musim panen selesai. Tapi tahun ini gelombangnya datang lebih cepat. Kalau untuk kerugian belum kita hitung namun dengan bedah muara atau suangan bisa diminimalisir kerugian yang diderita petani," ucapnya.

Salah seorang petani bawang merah, Lawan menjelaskan, fenomena air menggenangi lahan pertanian tahun ini lebih parah dibanding tahun sebelumnya.

Sementara itu Kasdim 0729/Bantul Mayor Inf Suwarno ketika ditemui di Makodim 0729/Bantul menyampaikan,"Kami sangat prihatin dengan kejadian yang dialami para petani diwilayah pantai selatan, khususnya wilayah pantai pengklik kretek Bantul, dampak air pasang yang masuk ke area persawahan petani sangat memprihatinkan, bisa-bisa petani terancam gagal panen. Sementara ini sodetan sudah dibuat oleh petani bersama babisan, namun demikian untuk membantu para petani kami sudah siapkan backhoe yang lebih besar dan anggota untuk setiap hari melaksanakan karya bhakti disodetan tersebut." Senin (6/8).

"Harapannya adalah bila dengan backhoe yang lebih besar nanti akan mempermudah pembuatan sodetan, dan juga dengan dibantunya para prajurit Kodim 0729/Bantul dapat meringankan beban para petani dalam menangani luapan air yang menenggelamkan area persawahan mereka, sehingga bila air cepat surut kembali ke laut nantinya petani tidak cemas terhadap hasil panen mereka." tambah Kasdim. (Zulfan/red-Pendim)

No comments:

Post a Comment