LIMAU : Danny-Zakir dan Sahril Kalau Tidak Mampu Urus Daerah Mundur Saja - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


03 May 2018

LIMAU : Danny-Zakir dan Sahril Kalau Tidak Mampu Urus Daerah Mundur Saja


HALBAR, suarakpk.com - Liga Mahasiswa Banau (LIMAU) Kota ternate melakukan aksi di depan kantor bupati Halmahera Barat terkait dengan Pembagunan tampa traspransi dan pinjaman Pemda Halbar kepada Bank BPD Maluku sebesar 159,5 Miliar pada Kamis (03/4).
Para aksi memintah kepada tiga unsur pimpinan Pemda Halbar Yakni Bupati Halbar, Wakil Bupati Halbar dan Sekda Halbar agar mengundurkan diri apabila sudah tidak mampu memimpin Daerah ini dan turus meminjam kepada pihak ketiga.
Salah satu orator Isra Boy dalam orasinya mengatakan transparansi pembagunan bagian dari usaha mewujudkan demokrasi ekonomi yang baik, jika hal ini tidak dilakukan berarti pemerintah tidak memehami pembagunan berdasarkan partisipasi masyarakat sesuai UU No.23 tahun 2014  dan kalau pinjaman yang di lakukan Pemda Halbar diduga pinjaman tersebut dinilai cacat prosedur dalam aturan yang berlaku.enehnya lagi pinjaman sebesar 159,5 Miliar dicairkan pada bulan oktober di tahun 2017 namun pencairan 159,5 miliar mendahalui pelaksanan pengesahan APBD tahun 2018 pada bulan November 2017.
Lanjut, "herannya perencanaan 13 item tersebit tidak di transpransikan secara jelas kepada masyarakat lewat rancangan anggaran biaya disetiap item tersebut".
Isra ingat soal program penanaman jagung ketika masyarakat diperintakan intuk menanam jagung badahal tidak sesuwai dengan kebiasaan dan kebutuhan masyarakat dan lebih anehnya lagi pada saat jagung suda di tanan dan saat di panen mala pemerintah tidak menyediakan pasarnya.
"tentu anda tidak lupa dengan janji Bupati Halbar Danny Massy tentang 10.000 ekor sapi yang diperuntukan oleh masyarakat samapi saat ini tidak terlihat sapinya. Masyarakat butuh bukti bukan janji".ungkapnya.
Lanjutnya Massa aksi menyatakan peryataan sikap yakni pertama mendesak Pemda agar melakukan tranparansi rencana anggaran bangunan kepada rakyat, dan kedua menolak pinjaman Rp. 159,9 miliar juga ketiga, mendesak pemerintah bertanggung jawab atas kerugian masyarakat telah menanam jagung namun tidak diberi pasar oleh pemerintah ke empat, menuntut keras pemerintah harus merealisasikan janjinya untuk menghadirikan 10.000 ekor sapi serta ke lima, memaksimalkan program perikanan jika tidak ganti Kadis Perikanan sekarang, kemudian ditambahkan ke enam apa bila tuntutan ini tidak di indahkan maka kami meminta Bupati Danny Missy, Wabup Ahmad Zakir Mando dan Sekkab Sahril Abdul Rajak mengundurkan diri dari jabatan.(RD).

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad