Komnas Perlindungan Anak : Bekali Anak Setiap Hari Dengan Peluit - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


12 April 2018

Komnas Perlindungan Anak : Bekali Anak Setiap Hari Dengan Peluit


TOMOHON, suarakpk.com - Walikota Tomohon Jimmy Feidy Eman, SE, bersama Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Surait, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon Dr. Dolvin Karwur, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Tomohon Joice Worortikan, Dewan Pembina LPA Propinsi Sulawesi Utara, Aryanti Baramuli Putri, Ketua LPA Sulut Jull Takaliuang, pegiat Perlindungan Anak dan Perempuan Jolanda Kalontang di hadapan ratusan anak-anak SD dan SMP, Guru, Lurah dan Camat kemarin Rabu 11/04 di Gedung Dinas Pendidikan Kota Tomohon tiup Peluit  Panggilan Darurat Anak Indonesia, menandai dimulainya Kampanye Tomohon Bebas Kekerasan Terhadap Anak.

Dihadapan ratusan anak-anak peserta didik, guru, lurah dan Camat,  Walikota Tomohon menyampaikan pesan moral bahwa senyum anak-anak adalah senyum orangtua.
"Oleh sebab itu mari dan mari kita jaga dan lindungi anak kita baik di rumah, di sekokah maupun di ruang publik dari segala bentuk kekerasan, penganiayaan dan eksploitasi anak." ajak Walikota.
Selain itu, Walikota juga mengajak masyarakat untuk menumbuhkan kota ramah dan layak bagi anak.
"Mari kita cipta dan tumbuhkan setiap kelurahan dan rumah di Kota Tomohon ramah dan layak bagi anak. Jika Tomohon sudah mendapat predikat Kota Bunga dan Kota Religius sebelumnya, dengan dimulainya Kampanye Sejuta Peluit untuk Anak Indonesia hari ini, ayo kita satukan tekat untuk menjadikan Tomohon sebagai kota Layak bagi Anak." kata pesan moral Walikota Tomohon dengan ditandai meniup Peluit  "Emergency Call for Child Abuse" berulang-ulang.

Sementara, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Kota Tomohon, Joice Worotikan dalam laporannya menyampaikan, bahwa LPA Kota Tomohon bersama Pemerintah Kota Tomohon terus menerus mendorong partisipasi anak-anak dan masyarakat untuk menjadikan Rumah dan Kota Tomohon Bebas dari berbagai Kekerasan  Terhadap Anak.
"Sebagai langkah melibatkan anak dalam berbagai kegiatan LPA Kota Tomohon bersama Dinas Pendidikan Tomohon sepanjang April hingga Agustus 2018 akan menyelenggarakan rangkaian kegiatan mulai dari  Lomba Kelurahan Layak Anak, Lomba Pidato dan Orasi Anak, Jambore Forum Anak Tomohon, yang akan dilakukan sepanjang bulan Agustus bersamaan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2018 yang akan diakhiri pada Hari HUT Republik Indonesia 2018." jelas Joice.

Senada, Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait yang ikut hadir dalam acara Launching Kampanye Sejuta Peluit Panggilan Darurat Terhadap ancaman kekerasan Anak, meminta kepada semua orangtua, guru untuk membekali anak dengan peluit sebagai alat bagi anak untuk melawan kekerasan dan ancaman kekerasan baik yang dilakukan dilingkungan rumah, sekolah dan ditempat bermain anak.
"Bagi anak-anak yang merasa terancam  keselamatannya anak bisa langsung meniup peluit sekuat tenaga sebagai oeringatan dini." tutur Arist.

Ditambahkannya, di rumah juga anak bisa menjadi wasit dengan meniup peluit jika ayah dan ibu bertengkar atau mungkin juga melakukan kekerasan.
"Prikik!! untuk kekerasan. Demikian juga jika terjadi di lingkungan sekolah." ungkap Arist Merdeka Sirait dalam sessi sosialisasi Sejuta Peluit Emergency Call untuk Ancaman Kekerasan Terhadap Anak.

Arist mencontohkan juga dalam acara serupa, akan dilakukan di Minahasa Selatan, Minahasa Utara demikian juga di Kota Bitung dirangkai dengan acara pelantikan LPA dimasing-masing kota dan Kabupaten.
"Secara keseluruhan, Komnas Perlindungan Anak yang selalu ada dan hadir untuk anak Indonesia.
"bersama seluruh LPA di Sulut bertekat menjadikan Sulawesi Utara Ramah dan Layak Bagi Anak. Bebaskan Anak dari Kekerasan Sekarang Juga!.." pungkas Arist. (001/red)

No comments:

Post a Comment