Mahasiswa Napabalano Bentuk Komunitas Literasi - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


28 January 2018

Mahasiswa Napabalano Bentuk Komunitas Literasi


MUNA, suarakpk.com - Memanfaatkan libur semester, mahasiswa kecamatan Napabalano kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali membentuk sebuah Komunitas Pencipta Buku Napabalano (KPBN) sebagai bentuk tanggung jawab atas kampung halamannya agar bagaimana budaya membaca dan kecintaan terhadap buku bisa tertanam sejak dini dikalangan pelajar Napabalano, Sabtu (27/1).

KPBN yang didirikan oleh mahasiswa untuk saat ini melibatkan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 1 Napabalano, mengingat mahasiswa yang menggagas komunitas ini hanya pada saat libur bisa berada di kampung halaman.

Ketua KPBN, Riski mengatakan, yang mendasari didirikannya komunitas ini karena keprihatinan mahasiswa Napabalano terhadap rendahnya minat baca Indonesia, baik itu ditingkatan pelajar maupun mahasiswa sendiri.

"Alasan utama kami mendirikan komunitas ini karena berangkat dari keprihatinan terhadap rendahnya minat baca negara kita, serta kami ingin meciptakan budaya literasi sejak dini dikalangan pelajar Napabalano, baik dari SD, SMP, dan SMA," kata Riski via WhatsApp-nya

"Jika melihat posisi negara kita berdasarkan studi Most Littered Nation In the World 2016 minat baca di Indonesia menduduki peringkat 60 dari 61 negara, ini kan sangat memperlihatkan, bagaimana bangsa kita bisa bersaing dengan negara lain kalau minta baca kita nyaris berada di posisi terakhir dari 61 negara yang disurvei, untuk itu lewat komunitas ini kami sangat berharap agar minat baca Napabalano bisa meningkat dan melahirkan generasi generasi yang menjadikan buku itu bagian dari kebutuhan primernya sehari-hari," lanjutnya.

Mahasiswa Jurusan Arkeologi UHO ini juga menuturkan bahwa masyarakat di beberapa daerah di Indonesia saat ini mulai sadar akan pentingnya membaca, baik itu membaca buku maupun membaca artikel online di internet.

"Selain membuka lapak baca pada sore hari ditiap minggunya di tempat keramaian, kami  juga berencana akan mengadakan pendidikan non formal kepada para pelajar SD, SMP dan SMA sederajat serta pada anak anak kurang beruntung yang tidak bisa merasakan indahnya duduk dibangku sekolah," ungkapnya.

"Kami juga mengharapkan agar seluruh sekolah di kecamatan Napabalano bahkan se kabupaten Muna bisa menerapkan regulasi membaca selama 15 menit sebelum dimulainya pembelajaran," pungkasnya. (Randy).

No comments:

Post a Comment