Diskominfo Magelang Study Referensi Terkait Videotron Ke Cilacap - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


06 December 2017

Diskominfo Magelang Study Referensi Terkait Videotron Ke Cilacap

Cilacap, suarakpk.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cilacap mendapat kunjungan kerja (kunker) dari Diskominfo Kabupaten Magelang. Kunker selama 2 hari tersebut dalam rangka study referensi untuk bidang komunikasi dan informasi publik.

Saat ditemui, Kabid Komunikasi dan Informasi Publik Diskominfo Kabupaten Magelang, Yoga Agung Wardani mengatakan kunjungan kerja dalam rangka study referensi untuk bidang komunikasi dan informasi publik. Pertimbangannya memilih study referensi di Cilacap adalah LPPL (Lembaga Penyiaran Publik Lokal - red) Bercahaya.

“LPPL Bercahaya ini dari sisi managemen sesuai ketentuan sudah berjalan lancar dan bagus, jadi kami memandang perlu untuk belajar disini dan mempelajari apa yang membuat mereka bisa sesukses itu,” katanya, Rabu (06/11/2017).

Disamping itu, menurutnya kami juga sangat tertarik adanya pengelolaan videotron yang ternyata mendapatkan alokasi dana dari CSR baik dari PT Pertamina RU IV persero maupun PT Holcim Indonesia Tbk Cilacap Plant.

“Banyak hal yang bisa kami ambil untuk pembelajaran mulai dari pengelolaan LPPL Bercahaya untuk kami implementasikan di radio kami, LPPL Gemilang di Kabupaten Magelang,” ungkapnya.

Yoga menambahkan setelah dari Cilacap, kita akan mulai membuka ruang komunikasi dengan beberapa pihak di wilayah Kabupaten Magelang untuk bisa kita cari alokasi CSR guna pembangunan videotron.

Selain itu, tandasnya kami juga sangat tertarik dengan pengelolaan alokasi dana di DBHCHT atau dana bagi hasil cukai tembakau. Kalau di tempat kami nilainya tidak sebesar di Cilacap, jadi kegiatan yang kami rupa-rupakan pun belum semenarik di Cilacap.

“Itu bisa yang menjadi pertimbangan untuk kita sampaikan kepada pimpinan, supaya kita juga mendapatkan alokasi meski tidak sama, namun paling tidak mendekati yang ada di Kabupaten Cilacap,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, untuk KIM (Kelompok Informasi Masyarakat - red) sama, kita juga sedang mencoba untuk menfasilitasi lagi, karena memang KIM itu pernah booming, kemudian ditinggalkan olah pengurusnya, dan sekarang kita sedang belajar bersama-sama untuk mendampingi KIM di masing-masing desa agar kembali aktif.

Titik berat yang berbeda antara Kabupaten Cilacap dan Magelang, imbuhnya adalah LPPL Bercahaya. Meskipun di pengelolaan awal tahun 2017, radio Bercahaya mendapatkan tenaga baru dari outsourching yakni pegawai non PNS atau pegawai LPPL.

“Itu ternyata sangat berimplikasi positif sekali, sehingga dari semua dewan direksi bisa mengajak lari semua elemen di LPPL itu untuk berbenah dan meningkat terus,” tegas Yoga.

Sementara itu, menurutnya untuk Kabupaten Magelang mungkin sisi terberat kami adalah dari sisi SDM, dan SDM yang kami miliki sangat berbanding terbalik dengan yang dimiliki LPPL radio Bercahaya.

“Kalau disini dapat outsourching yang berkompenten dari radio swasta, jika kami dulu rekrutmennya dari penyiar remaja, jadi belum begitu jadi, dan yang menjadi tantangan terberat kami yakni di sisi SDM,” katanya.

Dia menambahkan, untuk sisi anggaran di Kabupaten Cilacap pengelolaan PAD (pendapatan Asli Daerah - red) dipergunakan sepenuhnya oleh LPPL Bercahaya untuk mencukupi kekurangan anggaran, tapi kalau di Magelang pendapatan tersebut harus di stor ke PAD, karena setiap tahun kami ditarget, dan untuk tahun ini kami ditarget Rp 55 juta.

Sementara Plt Kepala Diskominfo Kabupaten Cilacap, Drs M. Wijaya, MM menyambut baik kehadiran rekan-rekan dari Diskominfo Kabupaten Magelang untuk study komparasi di Cilacap.

“Kita kedatangan tamu dari Dinas Kominfo Kabupaten Magelang sejak Selasa kemarin. Agendanya, kemarin utusan dari Diskominfo Magelang mengadakan kunjungan kerja secara all out hingga jam 18.00 WIB di LPPL Bercahaya. Mereka mengadakan study komparasi kaitannya dengan kelebihan -kelebihan yang ada di LPPL Bercahaya,” katanya.

Setelah kita banyak ngobrol dengan mereka, menurutnya bahwa ada beberapa kegiatan-kegiatan yang memang dirasa LPPL Bercahaya ini mempunyai nilai lebih dibandingkan dengan LPPL Gemilang Kabupaten Magelang.

Dia menambahkan, untuk hari kedua, mereka melakukan study banding di kantor Kominfo Cilacap. Kami bersama teman-teman kantor sudah mengadakan pertemuan membahas masalah-masalah yang memang perlu dipertanyakan, baik kaitannya dengan videotron atau KIM dan sebagainya.

“Disini gayung bersambut atau saling mengisi antara Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Magelang, terutama terkait dengan videotron, karena di Kabupaten Magelang belum ada videotron, dan ingin tahu trik bagaimana di Cilacap ada videotron yang menggunakan dana CSR,” jelasnya.

Hal tersebut, imbuh Wijaya karena kita ada hubungan baik dengan pengusaha yang ada di Kabupaten Cilacap, baik itu dari PT Pertamina RU IV persero maupun PT Holcim Indonesia Tbk Cilacap Plant,dan juga dari seluler.

“Di Kabupaten Cilacap ada 3 videotron yakni di Kecamatan Majenang, Cilacap Utara, dan di alun-alun, namun baru 2 yang diserahkan ke Pemkab Cilacap yaitu yang di Majenang dan di Cilacap Utara,” tandasnya.

Wijaya berharap dengan adanya saling mengisi dan sharing antara Diskominfo Kabupaten Cilacap dan Magelang, maka kelebihan-kelebihan yang ada di Kabupaten Magelang kita ambil yang nantinya akan kita jadikan sebagai dasar untuk mengadakan perbaikan di Kabupaten Cilacap.

“Ini kesempatan yang baik dan bagus, kita tidak usah mengeluarkan biaya ke Magelang, tapi banyak masukan dari Kabupaten Magelang, sehingga kita manfaatkan ini dengan sebaik-baiknya. Kelebihan-kelebihan di Magelang kita catat dan inventarisir, kemudian kita jadikan dasar untuk perbaikan Cilacap kedepan,” pungkasnya.

Demikian pula sebaliknya, hal-hal yang baik di Kabupaten Cilacap akan dijadikan dasar Kabupaten Magelang untuk perbaikan di Magelang. (IR.012.RED/Jtg)  

No comments:

Post a Comment