Validasi Data Calon Penerima Manfaat PKH di Medang Deras Kecewakan Warga - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


03 November 2017

Validasi Data Calon Penerima Manfaat PKH di Medang Deras Kecewakan Warga

Validasi data calon penerima manfaat PKH di Batu Bara.

BATU BARA, suarakpk.com - Warga Kelurahan Pangkalan Dodek merasa kecewa, soalnya saat melakukan validasi data terkesan ngebut alias terburu-buru sehingga masyarakat yang belum mendapatkan KK dan KTP tidak tercatat dalam calon penerima manfaat PKH dan menganggap validasi yang dilakukan Pemkab Batu Bara hanya akal-akalan belaka.

Warga yang tidak mau menyebutkan namanya menjelaskan kalau dirinya sudah mengurus KK dan KTP melalui Disdukcapil, namun hingga hari ini Jum'at (03/11) data kependudukan mereka belum jadi, "Aku sudah urus KK dan perekaman e-KTP tapi sampai sekarang belum keluar-keluar," kata warga dengan wajah sedih.

Warga lain mengatakan karena dirinya belum mengurus identitas diri, dengan adanya bantuan yang akan diberikan Pemerintah maka dirinya bersedia mengurus kartu identitas tersebut dengan merelakan tidak membeli beras, "Odan memang  bolum ado KK dan KTP, karena tak ado duit, kojoan odan pun mencari kayu, odan disuruh Kepling datang kekantor Lurah, makonyo odan datang,odan ditanyo samo budak betino tu kk samo ktp, odan bilang tak ado, toghos katonyo tak bisa, cemano lah, memang beginilah kalau nasib ughang susah ((Saya memang belum ada KK dan KTP, karena tak ada uang, kerjaan saya pun mencari kayu,  saya disuruh kepling datang ke kantor, makanya saya datang, saya ditanya sama petugas KK sama KTP, saya bilang tak ada,  terus katanya tak bisa,  cemanalah,  memang beginilah kalau nasib orang susah.  red.)." kata warga dengan logat Bahasa Melayu.

Petugas Pendamping PKH Kecamatan Medang Deras Jum'at (03/11),  Delima melalui Teti di aula kantor Lurah Pangkalan Dodek Baru saat memvalidasi data calon penerima manfaat PKH mengatakan dirinya diperintah atasan supaya Validasi selesai secepatnya
"Saya hanya mengikut perintah ketua pendamping PKH Kabupaten pak Arif," kata Teti cuek.

Pada hari yang sama melalui seluler ketua pendamping PKH Kabupaten Batu Bara, Mukhrizal Arif membenarkan dirinya memerintahkan anggotanya untuk menyelesaikan validasi data calon penerima PKH secepatnya" benar, saya yang suruh anggota" kata Arif membenarkan.

Hal itu dilakukan, lanjut Arif, karena permintaan dari Kementerian Kesehatan pusat . Kami harus selesaikan hari ini juga, karena waktunya memang sedikit yang diberikan oleh Pemerintah Pusat" ujarnya.

Saat ditanya mengenai banyaknya warga calon penerima PKH yang kecewa karena belum mendapatkan ataupun mengurus KTP dan KK, Mukrizal dengan nada lantang mengatakan, tidak dapat menunggu karena menurutnya sudah memberitahukan ke warga melalui Pemerintah setempat, "Kalau memang tidak ada, ya udah, kan saya sudah beritahukan kepada Lurah maupun Kades, kami tidak dapat menunggu lagi." ucapnya dengan nada tinggi dan terkesan menyalahkan Lurah dan Kades.

Ketua pendamping PKH, Mukhrizal Arif meminta kepada pihak media supaya dapat memberitakan yang baik - baik, karena menurutnya Pemkab Batu Bara sudah berupaya melakukan yang terbaik buat Masyarakat, Kalau bisa buatlah berita yang baik - baik dan berimbang, jangan melihat tergesa - gesanya saja, tapi lihatlah niat baik Pemerintah." Tukas Mukhrizal.

Beliau juga menambahkan penambahan quota penerima manfaat PKH di kabupaten Batu Bara pada tahun 2017 sebanyak 10.287 orang dan penambahan untuk tahun 2018 sebanyak 4.392 orang, adanya penambahan quota itu dikarenakan adanya kekurangan quota, maka Pemkab Batu Bara meminta kepada Pemerintah Pusat supaya memberikan sisa quota yang ada.
"Karena pada tahun 2016 ada sisa quota dan daripada anggaran yang ada menjadi silfa maka Pemkab Batu Bara berupaya dan meminta supaya sisa quota penerima manfaat PKH diberikan dan Pemerintah pusat memberikan quota tersebut dan hanya memberikan waktu selama 5 hari saja" tambahnya.

Lurah Pangkalan Dodek Baru, Muhammad Yusuf, S.H menyayangkan sikap dari pendamping PKH, menurutnya validasi data calon penerima manfaat PKH dinilainya sangat tergesa, "Saya prihatin dengan warga yang tidak diberikan kesempatan oleh pendamping PKH untuk mengambil KK dan KTP, karena mereka (warga-red) sudah ada yang mengurus berkas tersebut, namun sampai sekarang belum keluar keluar. Saya dengar Kadisdukcapilnya sering keluar kota, lagi pun kami diberitahukan kemarin Kamis (02/11)." terang Lurah dengan nada sendu.

Dalam hal ini, Lurah berharap kepada pendamping PKH, kedepannya tidak terjadi lagi validasi data dengan terburu - buru karena pasti hasilnya tidak maksimal. "Saya harap, jika Pemkab Batu Bara hendak memvalidasi data warga calon penerima PKH memberitahukan minimal 1 bulan sebelumnya," harapnya.
Pengamatan suarakpk, Validasi data calon penerima manfaat PKH dimulai pukul 08.00 Wib dan ditutup pada pukul 12.00 Wib. (Hotma)

No comments:

Post a Comment