KAB.SEMARANG, SUARAKPK.COM – Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H., secara resmi membuka Musabaqah Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) SD ke-XXVII tingkat Kabupaten Semarang, Rabu (14/10/2026), di SMP Negeri 1 Bawen.
Kegiatan ini menjadi ajang bagi siswa sekolah dasar untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan prestasi di bidang pendidikan agama Islam serta seni Islami. Selain menjadi wadah kompetisi, MAPSI diharapkan mampu memperkuat karakter dan membentuk generasi muda yang berakhlak mulia.
Dalam sambutannya, Ngesti Nugraha menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MAPSI yang diselenggarakan melalui Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikbudpora) bersama Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam Kabupaten Semarang.
Ia berpesan agar para peserta tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
"Saya berpesan, melalui ajang lomba ini,mari kita tanamkan kepada anak-anak tentang akhlak,pudi bekerti ,karena semakin meningkat akhlaknya,maka akan menghormati orang tua, guru, dan orang lain," pesan Ngesti Nugraha.
Menurutnya, MAPSI memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan talenta dan menunjukkan prestasi di bidang agama maupun seni. Namun, keberhasilan pendidikan juga harus tercermin dalam perilaku, sikap saling menghormati, dan penerapan nilai-nilai keagamaan.
25 Cabang Lomba, Peserta dari Seluruh Kecamatan
Ketua panitia MAPSI, Nur Kholis, menjelaskan bahwa kompetisi tingkat Kabupaten Semarang ini mempertandingkan 25 cabang lomba, meliputi bidang pengetahuan agama Islam, praktik keagamaan, serta seni Islami.
Peserta berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Semarang. Sebelum mengikuti kompetisi tingkat kabupaten, para siswa telah melalui proses persiapan dan seleksi di tingkat kecamatan.
"Persiapan anak-anak sudah dilakukan di tingkat kecamatan terlebih dahulu. Sekitar satu bulan sebelum tingkat kabupaten, masing-masing sekolah sudah menyeleksi peserta yang akan dikirim," jelas Nur Kholis.
Camat Bawen Dukung Penyelenggaraan MAPSI
Camat Bawen, Aris Setyawan, S.STP., M.M., mendukung penyelenggaraan MAPSI SD ke-XXVII tingkat Kabupaten Semarang yang menjadikan Kecamatan Bawen sebagai tuan rumah.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menyukseskan kegiatan pendidikan dan keagamaan yang melibatkan siswa sekolah dasar dari berbagai kecamatan.
Penyelenggaraan kegiatan berskala kabupaten membutuhkan koordinasi dan sinergi berbagai pihak, mulai dari panitia, pemerintah kecamatan, hingga unsur keamanan. Dengan kerja sama tersebut, kegiatan diharapkan berjalan tertib, aman, dan lancar.
Kepala Korwil Pendidikan Kecamatan Bawen, Setiyani, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), termasuk kepolisian, Koramil, dan pemerintah kecamatan.
Menurut Setiyani, aspek keamanan, pengaturan parkir, serta penyeberangan menjadi perhatian penting karena kegiatan melibatkan banyak peserta, pendamping, dan tamu undangan.
"Kami berkolaborasi dengan Kapolsek, Danramil, dan Camat. Yang menjadi perhatian utama adalah keamanan, parkir, dan penyeberangan. Karena itu, koordinasi antarpihak terus dilakukan agar kegiatan berjalan lancar," jelasnya.
Sebagai tuan rumah, Kecamatan Bawen berupaya mempersiapkan kegiatan secara maksimal. Panitia berharap para peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan meraih prestasi di sejumlah cabang lomba.
Menuju MAPSI Tingkat Provinsi Jawa Tengah
Setelah kompetisi tingkat kabupaten, para peserta terbaik akan dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Semarang pada MAPSI tingkat Provinsi Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada 13–15 November 2026 di Kabupaten Purworejo.
Panitia berharap perwakilan Kabupaten Semarang dapat meningkatkan capaian prestasi dibandingkan tahun sebelumnya.
Nur Kholis menegaskan, MAPSI tidak semata-mata menjadi ajang memperebutkan piala dan piagam penghargaan. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat bagi pembentukan karakter peserta didik.
"Semoga melalui lomba ini, anak-anak tidak sekadar bersaing, tetapi juga membawa nilai-nilai Islami ke dalam kehidupan mereka," harapnya.
Penghargaan bagi para juara I, II, III, direncanakan berupa piala dan piagam. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi siswa untuk terus belajar, mengembangkan bakat, dan meningkatkan prestasi.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang M. Taufiqur Rahman, S.Ag., M.Si.,Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang H. Ta'yinul Birri Bagus Nugroho, S.Sos.I., M.Pd.I., Camat Bawen Aris Setyawan, S.STP., M.M.,Kepala Korwil Pendidikan Kecamatan Bawen Setiyani, S.Pd., M.Si.,serta Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD Kabupaten Semarang, Susi Hartono, S.Pd., M.Pd.
Melalui MAPSI SD ke-XXVII, Kabupaten Semarang diharapkan tidak hanya melahirkan siswa berprestasi, tetapi juga generasi muda yang berakhlak mulia, berkarakter, dan mampu mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
( Redaksi: Endar W)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar