Hari Tani Nasional 2026, Sejumlah Daerah di Jateng Siapkan Aksi dan Penyampaian Aspirasi - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

24 September 2026

Hari Tani Nasional 2026, Sejumlah Daerah di Jateng Siapkan Aksi dan Penyampaian Aspirasi


SEMARANG, suarakpk.com – Sejumlah organisasi, kelompok tani, mahasiswa dan elemen masyarakat di Jawa Tengah menyiapkan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional (HTN) 2026 yang berlangsung Kamis, 24 September 2026.

Beragam agenda telah direncanakan di sejumlah daerah, mulai dari penyampaian aspirasi, audiensi, diskusi publik hingga doa bersama. Polda Jawa Tengah bersama jajaran kewilayahan melakukan pemantauan situasi sekaligus membangun komunikasi dengan penyelenggara dan pemangku kepentingan terkait.

Di Kota Semarang, rangkaian kegiatan diawali dengan konsolidasi pada Rabu (23/9/2026) di Kantor Gubernur Jawa Tengah. Agenda tersebut meliputi konsolidasi antarwilayah, penyampaian aspirasi, mimbar rakyat, pembagian pamflet serta penyampaian sejumlah tuntutan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju agenda puncak peringatan HTN pada Kamis (24/9/2026) di Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Peserta kegiatan direncanakan berasal dari sejumlah wilayah Karesidenan Pati, antara lain Pati, Jepara, Rembang, Blora, Kudus dan Grobogan. Sejumlah elemen di Kota Semarang juga direncanakan bergabung, di antaranya BEM UNNES, BEM UNDIP, Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) dan LBH Semarang.

Sejumlah isu yang akan disampaikan Aliansi Jateng Guyub antara lain berkaitan dengan penertiban aktivitas pertambangan yang disebut diduga ilegal atau tidak berizin, khususnya di kawasan Pegunungan Kendeng. Selain itu, terdapat isu konflik agraria, hak-hak sipil serta persoalan geothermal di kawasan Gunung Lawu dan Gunung Ungaran.

Agenda di Sejumlah Daerah

Selain di Semarang, kegiatan memperingati HTN 2026 juga direncanakan berlangsung di sejumlah daerah di Jawa Tengah.

Di Kabupaten Karanganyar, audiensi dengan DPRD Kabupaten Karanganyar direncanakan pada Jumat (25/9/2026) mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.

Sementara di Kabupaten Cilacap, INYONG CILACAP (Ikatan Nyawiji Wong Cilacap) bersama BATA LAUT (Barisan Petani dan Nelayan Kampung Laut) merencanakan penyampaian aspirasi secara damai dengan sasaran Kantor Bupati Cilacap atau DPRD Kabupaten Cilacap.

Kedua kelompok tersebut sebelumnya juga merencanakan kegiatan Kemah dan Festival Tani di sekitar Nusakambangan pada 19–20 September 2026.

Di Kota Salatiga, Kamis (24/9/2026) pukul 14.00 WIB, direncanakan diskusi publik di Omah Keboean Akar Rumput dengan tema “Memaknai Gerakan Reforma Agraria Nusantara”.

Diskusi tersebut akan membahas sejumlah persoalan, antara lain reforma agraria, pertanahan, pengelolaan dan pemanfaatan tanah, serta akses dan hak masyarakat atas tanah.

Sementara itu, di Kabupaten Kendal, Perjuangan Petani Kawulo Alit Mandiri (TIKAM) merencanakan kegiatan bertajuk “Aksi Jogo Bumi Hari Tani” dalam bentuk doa bersama.

Kegiatan tersebut dijadwalkan Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB hingga selesai di Dusun Dayunan, Desa Pesaren, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal. Agenda tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan 16 tahun perjuangan TIKAM.

Polda Jateng Siapkan Pelayanan

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, informasi mengenai berbagai rencana kegiatan tersebut disampaikan sebagai bagian dari pelayanan informasi kepada masyarakat.

Menurutnya, informasi tersebut penting agar masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas, terutama bagi warga yang akan melintas atau beraktivitas di sekitar lokasi kegiatan yang berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas.

“Hari Tani Nasional menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan gagasan terkait pertanian, agraria maupun lingkungan. Penyampaian pendapat merupakan hak masyarakat yang dijamin oleh undang-undang,” ujar Kombes Pol Yuliyanto, Rabu (23/9/2026).

Ia mengatakan, Polda Jateng bersama jajaran kewilayahan siap memberikan pelayanan dengan mengedepankan komunikasi dan koordinasi bersama penyelenggara.

“Kami mengedepankan pelayanan penyampaian pendapat dengan pendekatan humanis dan persuasif. Kami mengajak seluruh peserta untuk menyampaikan aspirasi secara damai, tertib dan tetap menghormati hak masyarakat lainnya,” jelasnya.

Yuliyanto juga mengingatkan seluruh peserta agar memperhatikan ketentuan yang berlaku selama menyampaikan aspirasi serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum maupun merugikan masyarakat lainnya.

“Silakan sampaikan aspirasi sesuai ketentuan. Yang paling penting, mari kita jaga suasana tetap sejuk, saling menghormati dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi,” imbuhnya.

Polda Jateng bersama jajaran kewilayahan juga terus memantau perkembangan rencana kegiatan, termasuk kemungkinan perubahan jumlah peserta, lokasi maupun rangkaian agenda.

Koordinasi dengan pemerintah daerah, penyelenggara dan pihak terkait dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan selama rangkaian kegiatan HTN 2026.

Masyarakat yang akan beraktivitas di sekitar lokasi kegiatan diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi. Apabila terjadi kepadatan lalu lintas, masyarakat dapat menyesuaikan waktu maupun rute perjalanan.

Polda Jateng menegaskan bahwa pelayanan terhadap penyampaian pendapat dan pelayanan kepada masyarakat merupakan dua hal yang berjalan beriringan. Hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dihormati, sementara kepentingan masyarakat luas untuk tetap beraktivitas dengan aman, tertib dan nyaman juga menjadi perhatian bersama.


( Arief/Red ) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)