Siti Miskiyah, S.Pd
Tujuan belajar sulit dicapai apabila hanya mengandalkan penjelasan guru. Oleh karena itu, agar pembelajaran dapat tercapai hasil yang maksimal diperlukan model pembelajaran khusus yaitu dengan cara belajar sambil bermain. Bermain sebagai kegiatan utama yang penting bagi perkembangan pribadi, juga memiliki fungsi sosial dan emosional. Melalui bermain anak merasakan berbagai pengalaman emosi, senang, sedih, kecewa, bangga dan lain sebagainya.
Agar pembelajaran anak di TK menyenangkan diperlukan Alat Peraga Edukatif ( APE) yang aman, menarik dan menyenangkan yang dapat menstimulasi nakar, berpikir dan menumbuhkan kreatifitas anak sehingga anak- anak termotivasi, antusias dan aktif dalam mengikuti pembelajaran. Fungsi APE yaitu:
a. Media belajar sambil bermain yang menyenangkan
b. Mengembangkan aspek kognitif, bahasa , motorik, dan sosial emosional
c. Membantu guru menyampaikan materi pembelajaran dengan mudah.
APE itu sendiri banyak dan bervariasi model dan bahannya ada yang terbuat dari plastik, kayu, kain dan barang bekas.
Disini penulis tertarik untuk memanfaatkan APE dari barang bekas yaitu kardus bekas untuk dirancang dan dibuat menjadi APE sebagai media belajar yang murah, aman,dan menarik untuk kegiatan pembelajaran yang dapat menstimulasi kemampuan kemampuan numerasi, literasi dan juga motorik anak sehingga kegiatan pembelajaran lebih bermakna dan inovatif.
Manfaat APE dari kardus bekas yaitu:
1.Membantu mengurangi limbah sampah
2.Menjaga lingkungan lewat daur ulang sampah kardus
3.Menghemat biaya pengadaan media pembelajaran disekolah maupun dirumah
4.Mengasah kreativitas guru, orang tua dalam merancang media belajar yang aman
5.Melatih kemampuan numerasi, literasi dan motorik pada anak.
Beberapa kreativitas pembuatan APE dari kerdus bekas yang dibuat penulis diantaranya:
a. Rumah Pintar
Menstimulasi anak dalam mengenalkan bagian- bagian rumah, bentuk geometri, warna, numerasi, literasi, dan motorik
b. Jam Ajaib
Menstimulasi anak dalam mengenalkan bentuk geometri, warna, jam( waktu), numerasi dan motorik.
c. Kartu Huruf
Mengenalkan literasi
d. Kartu angka
Mengenalkan numerasi
d. Potung (Pohon Hitung)
Menstimulasi anak dalam mengenalkan bagian-bagian pohon( tanaman), bentuk geometri, numerasi dan motorik
APE dari kardus bekas ini yang dirancang dan dibuat ini sudah digunakan pada kegiatan pembelajaran diTK Bina Balita Korowelanganyar Kecamatan Cepiring Kabupaten Kendal sebagai media pembelajaran yang inovatif yang dapat menstimulasi nalar, berpikir kritis dan kreativitas anak sehingga kegiatan pembelajaran lebih menyenangkan dan tujuan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan numerasi, literasi dan motorik anak dapat tercapai secara signifikan.
Didalam merancang dan membuat APE dari kardus bekas ini, penulis tidak sendirian tetapi berkolaborasi dengan Kepala Sekolah dan juga teman sejawat.
Guru jangan hanya mengandalkan APE jadi, tetapi perlu merancang dan membuat APE dengan memanfaatkan barang bekas disekitar menjadi media pembelajaran yang inovatif. (dhon/red).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar