Semarak Pawai di Ambarawa, Bupati Ngesti: Pembangunan Jalan, Pajak Tak Dinaikkan - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

31 Agustus 2026

Semarak Pawai di Ambarawa, Bupati Ngesti: Pembangunan Jalan, Pajak Tak Dinaikkan


AMBARAWA, SUARAKPK.COM — Warna-warni budaya dan kreativitas masyarakat memenuhi kawasan Ambarawa, Minggu (30/8/2026). Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026 menjadi panggung bersama masyarakat untuk merayakan kemerdekaan sekaligus menunjukkan semangat membangun daerah.


Sebanyak 85 kontingen ikut ambil bagian. Pelajar, OPD, swasta, komunitas, BUMN, BUMD hingga peserta mobil hias tampil membawa kreativitas masing-masing.


Namun, di balik kemeriahan pawai tersebut, terdapat pesan pembangunan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Semarang.

Saat memberangkatkan pawai, Bupati Semarang Ngesti Nugraha, S.H., M.H., menegaskan bahwa pembangunan daerah akan terus didorong tanpa harus menambah beban masyarakat melalui kenaikan pajak.


“Dalam rangka mendukung pembangunan, Pemerintah Kabupaten Semarang tidak akan menaikkan pajak,” kata Ngesti dalam sambutannya.


Pesan tersebut disampaikan di tengah momentum peringatan kemerdekaan yang mengusung semangat kebersamaan. Pemerintah daerah ingin pembangunan tetap berjalan, sementara masyarakat juga mendapat ruang untuk berkembang dan berkarya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Wiwin Sulistyowati, S.T., M.M., mengatakan pawai tahun ini diikuti 85 kontingen.


Dari jumlah tersebut, delapan kontingen berasal dari pelajar Gugus/TK/SD, 10 kontingen pelajar SMP/SMA/SMK, 23 kontingen umum yang terdiri dari OPD, swasta, komunitas, BUMN dan BUMD, serta 44 kontingen mobil hias.


Pemilihan Ambarawa sebagai lokasi kegiatan juga memberikan warna tersendiri. Daerah ini memiliki jejak sejarah perjuangan yang kuat, terutama Palagan Ambarawa.

Jika dahulu Ambarawa menjadi bagian dari sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan, kini semangat itu diteruskan dalam bentuk berbeda: membangun daerah, menjaga persatuan dan menghadirkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.


Pawai pun bukan sekadar arak-arakan. Ia menjadi pertemuan antara sejarah, budaya dan semangat pembangunan.


Dari anak-anak sekolah hingga masyarakat umum, semuanya mengambil bagian. Kreativitas ditampilkan, kebersamaan diperkuat dan pesan kemerdekaan kembali digaungkan.


Kemerdekaan dirayakan dengan budaya, sementara pembangunan diteruskan dengan karya.

( Editor: Endar W)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)