LUWU TIMUR, suarakpk.com – Suasana duka menyelimuti masyarakat Desa Rinjani, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, setelah Kepala Desa Rinjani, Kartosem Marten, S.E., wafat pada Minggu (5/7/2026). Almarhum mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya, Kota Makassar, akibat serangan jantung.
Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Desa Rinjani yang selama ini mengenal beliau sebagai sosok pemimpin yang sederhana, bertanggung jawab, dan memiliki komitmen tinggi dalam mengabdi kepada masyarakat.
Sebelum berangkat ke Makassar, almarhum masih sempat menjalankan tugas seperti biasa di Kantor Desa Rinjani. Pada Kamis lalu, beliau berpamitan kepada perangkat desa sebelum melakukan perjalanan untuk mengantarkan keponakannya yang akan melanjutkan pendidikan di Magelang. Tanpa disadari, pertemuan tersebut menjadi momen terakhir kebersamaan dengan rekan-rekan kerjanya.
Di Kota Makassar, kondisi kesehatan almarhum tiba-tiba menurun hingga harus mendapatkan penanganan medis di RSUD Daya. Meski telah mendapat perawatan, Tuhan Yang Maha Esa berkehendak lain. Almarhum dinyatakan meninggal dunia pada Minggu, meninggalkan duka yang mendalam bagi semua pihak yang mengenalnya.
Jenazah almarhum kemudian dipulangkan dari Makassar menuju rumah duka di Desa Rinjani, Kecamatan Wotu, untuk disemayamkan sebelum dimakamkan. Sejak kabar duka tersebut tersebar, ucapan belasungkawa dan doa terus mengalir dari berbagai kalangan, baik masyarakat, tokoh daerah, maupun para sahabat yang mengenal sosok almarhum.
Semasa memimpin Desa Rinjani, Kartosem Marten, S.E. dikenal sebagai pribadi yang dekat dengan masyarakat serta aktif mendorong berbagai program pembangunan dan pelayanan publik. Dedikasi serta pengabdian beliau menjadi warisan yang akan terus dikenang oleh masyarakat Desa Rinjani.
Kepergian beliau meninggalkan duka yang mendalam. Namun, semangat pengabdian, ketulusan dalam melayani, dan jejak pembangunan yang telah ditorehkan diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam melanjutkan pembangunan desa. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. (Andi/red)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar