Operasi ini merupakan bagian dari langkah kepolisian untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.
Kasatlantas Polresta Cilacap, AKP David, mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan berkendara merupakan kunci utama dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib.
"Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas, seperti tidak menggunakan helm maupun sabuk pengaman, menggunakan telepon genggam saat berkendara, melanggar rambu dan marka jalan, menerobos lampu merah, melebihi batas kecepatan, melawan arus, berboncengan lebih dari satu orang pada sepeda motor, menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, hingga melakukan balap liar," ujar AKP David.
Ia menegaskan bahwa berbagai pelanggaran tersebut tidak hanya membahayakan pengendara, tetapi juga dapat mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.
Lebih lanjut, AKP David Raditya Yudhistira, S.I.K., M.I.K.menekankan bahwa keselamatan berlalu lintas harus menjadi kebutuhan dan budaya yang tertanam dalam diri setiap pengguna jalan, bukan sekadar kewajiban untuk menghindari sanksi hukum.
"Keselamatan adalah kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Mari bersama-sama menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan mewujudkan budaya tertib di jalan raya," tambahnya.
Melalui Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Polresta Cilacap berharap kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas semakin meningkat sehingga dapat menciptakan situasi lalu lintas yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh pengguna jalan.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan kejadian darurat juga dapat menghubungi Call Center Polri 110 yang siap memberikan pelayanan selama 24 jam.
"Patuhi Aturan Lalu Lintas, Utamakan Keselamatan." demikian pesan yang terus disampaikan Satlantas Polresta Cilacap selama pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026.
( Arief/Redaksi )



Tidak ada komentar:
Posting Komentar