Blora,suarakpk.com - Perum Perhutani KPH Randublatung Laksanakan Audit Penilikan V Penilaian Kinerja Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) Tahun 2026 dengan menggelar Opening dan Clossing meeting yang diikuti oleh tim auditor, jajaran manajemen, serta petugas terkait di lingkungan KPH Randublatung. Selasa (09/06/26).
Kegiatan yang bertempat di Ruang O1 Kantor KPH Randublatung dihadiri oleh Administratur KPH Randublatung Rovi Tri Kuncoro, Segenap Jajaran Management KPH Randublatung, Tim Auditor PHL, segenap Asper KBKPH, Segenap KSS, Segenap Kepala TPK, Penguji dan Kaur Kesisteman.
Dalam sambutannya, Administratur KPH Randublatung Rovi Tri Kuncoro pada awal opening meeting hari kamis tanggal 04 Juni 2026 menyampaikan bahwa kegiatan audit merupakan momentum penting untuk mengukur konsistensi pelaksanaan pengelolaan hutan yang telah dijalankan selama ini. Selain sebagai proses penilaian, audit juga menjadi sarana untuk memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada peningkatan kinerja dan akuntabilitas. Jelasnya
Ia menegaskan seluruh jajaran KPH Randublatung siap mendukung kelancaran audit dengan menyajikan data dan dokumen yang diperlukan secara lengkap dan objektif. Menurutnya, hasil audit nantinya akan menjadi bahan evaluasi yang berharga dalam menyusun langkah-langkah perbaikan dan pengembangan pengelolaan hutan ke depan. Terang Rovi
Kemudian beliau Rovi juga menyampaikan pada saat closing meeting menyampaikan apresiasi kepada tim auditor atas pelaksanaan audit yang berlangsung secara baik. Menurutnya, kegiatan audit menjadi bagian penting dalam upaya evaluasi dan peningkatan kinerja pengelolaan hutan lestari di wilayah KPH Randublatung.
“Kami berterima kasih atas masukan dan rekomendasi yang diberikan selama proses audit. Hasil penilaian ini akan menjadi bahan perbaikan dan penyempurnaan dalam pelaksanaan pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Rovi juga menegaskan komitmen KPH Randublatung untuk menindaklanjuti seluruh hasil audit sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ketua Tim Auditor PHL Irin Wedalia pada saat opening meeting hari kamis tanggal 04 Juni 2026 juga menjelaskan bahwa kegiatan audit penilikan merupakan bagian dari proses verifikasi untuk memastikan penerapan standar pengelolaan hutan lestari tetap berjalan secara konsisten dan berkesinambungan. Audit tidak hanya berfokus pada pemenuhan dokumen, tetapi juga menilai implementasi kegiatan di lapangan, efektivitas pengelolaan, serta upaya perbaikan yang telah dilakukan sejak audit sebelumnya. Jelas Irin
Kehadiran tim auditor bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai pelaksanaan pengelolaan hutan serta mengidentifikasi peluang-peluang peningkatan kinerja yang dapat dilakukan ke depan,” ujarnya
Pada saat closing meeting Irin Wedalia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan hasil audit yang telah disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan hutan secara berkelanjutan. Temuan maupun rekomendasi yang ada hendaknya dipandang sebagai bagian dari proses perbaikan berkesinambungan, Terang Irin
Irin berharap KPH Randublatung dapat terus mempertahankan komitmen dalam menjaga aspek produksi, lingkungan, ekologi dan sosial secara seimbang, sehingga pengelolaan hutan lestari dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Harapnya (Dwi/red)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar