Yayasan Masyarakat Peduli Lingkungan Hidup Kendal ( MPLHK ) Bersama Bupati Kendal Kick Off Menanam 1 Juta Pohon Mangrove - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

03 Mei 2026

Yayasan Masyarakat Peduli Lingkungan Hidup Kendal ( MPLHK ) Bersama Bupati Kendal Kick Off Menanam 1 Juta Pohon Mangrove



 


KENDAL, suarakpk.com. Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan lingkungan, Yayasan Masyarakat Peduli Lingkungan Hidup Kendal ( MPLHK ) mengadakan kegiatan penanaman 1 juta pohon mangrove di pesisir pantai Kendal,  Kick Off pertama di Pantai Jomblom Cepiring, Rabu (29/4/2026).



Penanaman mangrove ini tidak hanya menanam pohon tetapi menanam harapan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kendal, Khususnya  masyarakat sekitar Pantai Jomblom Cepiring,   Harapannya dari Yayasan Masyarakat Peduli Lingkungan Hidup Kendal ( MPLHK ) pesisir Pantai Jomblom di jadikan  kawasan konsevasi  mangrove yang bertujuan untuk menanggulangi abrasi,  menciptakan sebuah ekosistem laut baru  yang berkelanjutan, serta menjadikan salah satu hutan mangrove di Kabupaten Kendal.



Kegiatan penanaman mangrove ini dihadiri oleh Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari,  Kepala DLHK Provinsi Jateng Heru Djadmiko , Kepala Balai Pengelola Aliran Sungai Pemali Jratun, Kementrian  Kelautan Perikanan, Kacab BPD Jateng Kendal,  Cabang Dinas Kehutanan ( CDK ) Wilayah  IV Jateng,  M Iqbal Adila Anggota DPRD  Kendal dari PDIP, Kepala DLH, Kepala DKP Kabupaten Kendal,  Forkomicam, Manager Tirta Arum,  para Akademisi Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta ( UMS ), Kelompok masyarakat, Karang Taruna, termasuk pelajar, mahasiswa, dan warga sekitar. Penanaman mangrove ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan, mencegah abrasi pantai, dan meningkatkan keaneka ragaman hayati di wilayah pesisir pantai Kendal.



Bupati Kendal,  Dyah Kartika Permanasari menyampaikan apreasinya kepada yayasan MPLHK yang menginisiasi kegiatan tersebut.

" Harapannya dengan penanaman mangrove ini dapat mencegah adanya abrasi, Apalagi di desa Korowelang ini tidak mempunyai bibir pantai, sehingga potensi abrasi semakin besar,"" ujar Bupati Kendal



Sementara itu , Ketua MPLHK Zaenal Nursikin mengungkapkan sekitar lima ribu mangrove yang akan ditanam dan akan berkelanjutan di pesisir pantai lainnya.

" Kegiatan penanaman ini melibatkan 200 relawan pencinta lingkungan. Aksi penanaman ini kita lakukan sejak  dua minggu yang lalu sejumlah dua ribu bibit mangrove. Dan nanti kita lanjutkan ke pantai pantai yang memerlukan konservasi," jelasnya.

Seperti kita ketahui bersama bahwa pesisir pantai Jomblom ini termasuk salah satu daerah terdmpak abrasi yang parah dan belum pernah ada kegiatan apapun dalam penanggulan abrasi.  

Kemungkinan terjadi di karenakan lokasi yang cukup berat, sehingga belum ada relawan atau lembaga baik pemerintah atau swasta yang melakukan konservasi di daerah tersebut.

" Kami siap mengambil resiko yang akan dihadapi, meski kita ketahui bersama melakukan konservasi penanaman mangrove di wilayah pesisir Jomblom membutuhkan keberanian dan finansial yang tidak sedikit, maka kami berharap dukungan dari pihak pemerintah maupun  swasta itu ada. Kami akan tetap menanam, merawat dan melakukan konservasi agar kelestarian lingkungan hidup di pesisir pantai jomblom bisa terselamatkan," pungkasnya.



Mangrove adalah salah satu jenis tanaman yang sangat efektif dalam melindungi pantai dari abrasi dan meningkatkan kualitas air. Selain itu, mangrove juga dapat menjadi habitat bagi berbagai jenis hewan dan tumbuhan laut.



Kegiatan penanaman mangrove ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan lingkungan dan meningkatkan kualitas lingkungan di wilayah pesisir Kendal.(Mamik/red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)