Musda PAMDI Jawa Tengah 2026 Akan Digelar di Salatiga, Siap Pilih Pemimpin Baru dan Perkuat Eksistensi Dangdut - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

03 Mei 2026

Musda PAMDI Jawa Tengah 2026 Akan Digelar di Salatiga, Siap Pilih Pemimpin Baru dan Perkuat Eksistensi Dangdut

Samarang,suarakpk.com

Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (DPD PAMDI) Provinsi Jawa Tengah akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026 sebagai bagian dari agenda rutin lima tahunan organisasi. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi insan musik dangdut di Jawa Tengah untuk menentukan arah kepemimpinan dan program kerja ke depan.


Organisasi yang menaungi para seniman dangdut di Indonesia ini dipimpin oleh “Raja Dangdut” Rhoma Irama sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAMDI. Sebelumnya, organisasi ini dikenal dengan nama PAMMI sebelum resmi berubah menjadi PAMDI berdasarkan hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa pada 11 Desember 2023 di Jakarta.


Ketua Panitia Musda DPD PAMDI Jawa Tengah 2026, Havid Sungkar, S.H., menyampaikan bahwa pelaksanaan Musda akan digelar pada 11 Mei 2026 di ruang Mini Teater Gedung DPRD Kota Salatiga.


Didampingi Ketua DPD PAMDI Jawa Tengah periode 2020–2025, Drs. Frans SP, Havid menjelaskan bahwa Musda kali ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua baru untuk periode 2026–2031, tetapi juga sebagai forum evaluasi dan penetapan arah kebijakan organisasi ke depan.


“Musda ini menjadi momentum strategis untuk melanjutkan estafet kepemimpinan sekaligus memperkuat peran PAMDI dalam membina dan melindungi para seniman dangdut di Jawa Tengah,” ujarnya.


Sejumlah agenda utama akan dibahas dalam Musda tersebut, antara lain laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, penyusunan program kerja lima tahun ke depan, serta penetapan struktur kepengurusan baru.


 Kegiatan ini juga akan diikuti oleh perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAMDI dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah yang telah resmi terbentuk.


Lebih lanjut, Havid menegaskan bahwa PAMDI Jawa Tengah memiliki komitmen kuat untuk mengembangkan musik dangdut agar semakin profesional dan berdaya saing, tanpa meninggalkan nilai-nilai moral.


“Ke depan, kami ingin memastikan bahwa dangdut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memiliki citra yang positif, santun, dan berkelas sesuai dengan slogan PAMDI, yakni bermusik dan menghibur dengan akhlak mulia,” tambahnya.


Sebagai bagian dari program strategis, PAMDI Jawa Tengah juga berencana memperluas pembentukan DPC di daerah yang belum memiliki kepengurusan, menggelar lomba menyanyi dangdut untuk menjaring talenta-talenta baru, serta memberikan advokasi hukum bagi para seniman yang menghadapi permasalahan saat tampil di panggung.


Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga menjadi fokus penting, terutama dalam membangun pemahaman bahwa musik dangdut merupakan hiburan yang dapat dinikmati oleh semua kalangan, dengan penampilan yang sopan dan berkualitas.


Rencananya, Musda PAMDI Jawa Tengah 2026 akan dihadiri oleh perwakilan pengurus pusat PAMDI, Gubernur Jawa Tengah, Kapolda Jawa Tengah, serta Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Jawa Tengah.


Keberadaan musik dangdut sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia juga semakin diperkuat dengan pengakuan dunia internasional. Hal ini menjadi motivasi bagi PAMDI untuk terus menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan dangdut sebagai warisan budaya bangsa yang membanggakan.


Dengan digelarnya Musda ini, diharapkan lahir kepemimpinan baru yang mampu membawa PAMDI Jawa Tengah semakin solid, progresif, dan berkontribusi nyata dalam memajukan industri musik dangdut di Indonesia.

( Redaksi: Endar W )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)