Ketela MBG Viral Disebut Basi, SPPG Jelaskan Itu Ciri Alami Ketela Cilembu - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

12 Maret 2026

Ketela MBG Viral Disebut Basi, SPPG Jelaskan Itu Ciri Alami Ketela Cilembu


 

Blora, suarakpk.com – Informasi yang beredar mengenai dugaan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) berupa ketela (ubi) boleng yang disebut basi di Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, dipastikan tidak benar. Hal tersebut diklarifikasi oleh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pesantren Miftahul Sa’adah, Mohammad Afif P., Rabu (11/03/2026).

Afif menjelaskan, ketela Cilembu yang dibagikan dalam program MBG pada Selasa (10/03/2026) telah melalui proses pengolahan sesuai standar yang berlaku.

“Ketela tersebut tidak basi. Kondisi yang tampak seperti rusak sebenarnya adalah getah alami dari ketela yang keluar saat dipotong dan kemudian mengering setelah melalui proses pemanggangan menggunakan oven,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan.

Menurutnya, ketela Cilembu memang memiliki karakteristik khusus. Setelah dipotong dan diproses dengan suhu panas, getahnya yang kental dapat mengering dan membentuk tekstur atau warna tertentu yang kerap disalahartikan masyarakat sebagai tanda pembusukan.

“Kami telah memeriksa bahan baku serta proses pengolahan menu tersebut. Semua tahapan dilakukan sesuai dengan pedoman teknis pelaksanaan program MBG yang telah ditetapkan pemerintah kabupaten,” jelasnya.

Pihak SPPG juga telah berkoordinasi dengan pengelola program MBG di Kecamatan Randublatung. Ke depan, mereka akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai karakteristik makanan yang disediakan dalam program tersebut agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Kami memahami kekhawatiran masyarakat dan tetap berkomitmen menjaga kualitas serta keamanan pangan dalam setiap menu MBG. Saluran komunikasi juga kami buka bagi masyarakat yang ingin memberikan masukan maupun menanyakan informasi terkait program ini,” tambahnya.

Sementara itu, menu MBG pada Rabu (11/03/2026) terdiri dari pisang ambon, belimbing, roti, dan telur puyuh.

Sebelumnya, Kepala Satgas MBG Kabupaten Blora, Sri Setyorini, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan serta evaluasi secara berkala. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program MBG berjalan sesuai tujuan, yakni meningkatkan status gizi anak-anak serta mendukung kesehatan ibu hamil di Kabupaten Blora.

(Dwi/red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)