KPH Randublatung Optimalisasi Aset Dengan Pemanfaatan Pekarangan Rumah Dinas Asper KBKPH Boto( IFS ) - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

07 Januari 2026

KPH Randublatung Optimalisasi Aset Dengan Pemanfaatan Pekarangan Rumah Dinas Asper KBKPH Boto( IFS )


 

Blora,suarakpk.com - Dalam rangka optimalisasi asset KPH Randublatung manfaatkan pekarangan rumah dinas Asper BKPH Boto sebagai Integrated Farming System ( IFS ). Senin (05/01/2026).

Bertempat di rumah dinas Asper BKPH Boto hari Senin tanggal 05 Januari 2026 sekira pukul 15.30 WIB sambil ngabuburit administratur KPH Randublatung lounchingkan pembuatan Integrated Farming System ( IFS ) atau system pertanian terpadu dengan memanfaatkan pekarangan rumah dinas Asper BKPH Boto. Hadir dalam kegiatan tersebut segenap Management KPH Randublatung, Asper KBKPH Boto, KSS K3L, KSS HKAKP, staf Keamanan dan karyawan BKPH Boto.

Administratur KPH Randublatung Herry Merkussiyanto Putro dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kami Perum Perhutani KPH Randublatung ingin menampilkan sesuatu yang berbeda dengan memanfaatkan pekarangan Asper KBKPH Boto yang cukup luas ini sebagai wahana cara bercocok tanam dengan system pertanian terpadu. Ini sebagai wujud pengoptimalisasian asset dan ketahanan pangan berkelanjutan. Terang Herry

Herry menjelaskan bahwa pembuatan Integrated Farming System ( IFS ) atau system pertanian terpadu ini kerjakan oleh karyawan perhutani KPH Randublatung, mulai dari pembersihan lahan, pengolahan lahan, pembuatan guludan, pembibitan tanaman, penanaman, pemeliharaan, demikian juga dengan peternakan serta perikanan semua dikerjakan oleh karywan Peru Perhutani KPH Randublatung disela - sela tupoksi yang di embannya. Kemudian untuk permodalannya berasal dari iuran beberapa karyawan Perhutani sebagai bentuk pembelajaran/ berlatih investasi bisnis yang diharapkan dapat berguna ketika purna tugas/ pensiun nanti.

Lebih terperinci Herry mengatakan bahwa Integrated Farming System ( IFS ) atau system pertanian terpadu ini memadukan atau mengabungkan pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan dalam satu kawasan. Unit Hortikultura ada cabai, terong, tomat, kangkung dan kacang Panjang, Unit tanaman pangan ada umbi rambat dan ketela pohong, Unit tanaman buah ada mangga, papaya, jambu air, kedondong, Unit perikanan berupa kolam lele dan Unit peternakan aytam. Kami berharap ini akan membawa hasil yang baik sehingga ke depan mungkin bisa di kembangkan di BKPH lain yang mempunyai pekarangan luas untuk pengoptimalisasi aset yang ada. Ungkapnya  (Dwi/red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)