Batu Bara - Seorang pria tanpa identitas (Mr X) meninggal dunia setelah tersambar kereta api di perlintasan rel Dusun VI, Desa Suko Rejo, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Sabtu (03/01/2026),sore.
Korban diketahui tertabrak KA U54 Sribilah Utama relasi Medan–Rantau Prapat di Km 140+500 petak jalan antara Stasiun Sei Bejangkar (SBJ) dan Stasiun Kisaran (KIS).
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18.32 WIB dan pertama kali dilaporkan oleh masinis KA U54, Mugiono, kepada Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalyan).
Dalam laporannya, masinis menyampaikan bahwa kereta yang dikemudikannya menabrak seorang orang tidak dikenal (OTK) yang berada di jalur rel.
Kepala Regu Polsuska, Tri Rohmad, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga merupakan pejalan kaki yang berjalan di sisi atas bantalan rel atau jembatan.
Masinis telah berulang kali membunyikan semboyan 35 sebagai peringatan agar korban menjauh dari jalur kereta api.
“Namun korban diduga merasa posisinya aman sehingga tidak menghindar. Akibatnya korban tersenggol badan kereta dan terhempas jatuh ke dalam sungai di bawah jembatan.
Benturan keras dengan bebatuan menyebabkan korban mengalami luka robek di bagian pelipis mata,” jelas Tri Rohmad.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tri Rohmad bersama dua personel Polsuska langsung menuju lokasi kejadian untuk mengamankan jalur rel dan rangkaian kereta.
Petugas juga berkoordinasi dengan personel Polsek Labuhan Ruku, Polres Batu Bara, serta melakukan pendataan terhadap korban.
Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSU Kabupaten Batu Bara. Namun, akibat luka yang dialami, korban dinyatakan meninggal dunia.
Insiden tersebut sempat mengganggu perjalanan kereta api. Tercatat KA U54 Sribilah Utama mengalami keterlambatan selama dua menit, yakni dari pukul 18.32 WIB hingga 18.34 WIB.
“Pada pukul 18.51 WIB, jalur rel dinyatakan aman dan dapat kembali dilalui kereta api,” tambah Tri Rohmad.
Terpisah, Kapolsek Labuhan Ruku, Kompol Cecep Suhendra, mengatakan bahwa berdasarkan keterangan awal, korban berjalan di sekitar jembatan perlintasan kereta api sebelum akhirnya tersambar kereta hingga meninggal dunia.
“Hingga saat ini identitas korban masih belum diketahui. Kami masih berupaya melakukan identifikasi dan mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api Batu Bara demi keselamatan bersama,” tegasnya.
TeksFoto: Polisi melakukan pemeriksaan terhadap Mr X yang tewas tersambar kereta api di Kabupaten Batu Bara. (Istimewa)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar