BOYOLALI, suarakpk.com – Dugaan pemerkosaan dan kekerasan dialami warga Kelurahan Ngaru-aru, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Diterangkan orang tua korban, bahwa kejadian berawal pelaku inisial Np menjemput korban LN ke rumah dengan dalih diajak makan ke alun-alun, merasa anaknya pergi terlalu lama tak kunjung pulang membuat ibu korban kawatir dan menyuruh WD kakak korban mencari, korban dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp tetapi centang satu, kakak korban dan temannya mendatangi rumah pelaku loreng sawit pada Minggu, (16/11/25) kurang lebih pukul 05.00 WIB dan mendapati penampilan adiknya sudah acak-acakan, diduga perbuatan tersebut dilakukan di rumah pelaku.
“Malamnya kami datang lagi ke rumah pelaku untuk meminta pertanggungjawaban, dan dari pihak keluarga pelaku menyetujui kesepakatan tersebut, namun salah satu keluarga pelaku inisial SWJ tidak terima dan mengajak WD keluar ke pure Ngaru-aru di situ saya dipukul di bagian kepala dan saya terjatuh dari sepeda terus diinjak-injak," ungkapnya Jum'at (5/12/25)
Dituturkan, WD, setelah kejadian tersebut dia langsung melaporkan SWJ ke Polsek Banyudono (17/11/25) kisaran jam 12 malam.
Ke esukan harinya (17/11/25) LN didampingi keluarga membuat laporan pengaduan dugaan tindak pidana disetubuhi secara paksa, ke Polsek Banyudono.
Keluarga korban merasa kecewa dengan aparat penegak hukum polres Boyolali yang terkesan lamban dalam menangani kasus tersebut.
"Untuk kasus adik saya laporan aduan Senin, (17/11/25) baru ada pemanggilan saksi Kamis, (4/12/25), sedangkan terlapor masih bebas berkeliaran. Sedangkan laporan kasus dugaan penganiayaan yang saya alami dari pasal yang dimaksud dalam pasal 351 KUHP, dalam putusan persidangan berubah tanpa ada pemberitahuan," ujarnya.
WD berharap, Kepolisian dapat menegakkan hukum yang sesuai peraturan sehingga rasa keadilan Masyarakat yang menjadi korban pidana dapat terpenuhi.
“Saya berharap aparat penegak hukum memberikan keadilan dan memberikan hukuman yang setimpal sesuai apa yang dilakukan kepada pelaku kejahatan,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditayangkan, suarakpk.com belum berhasil mengkonfirmasi pihak terkait terduga pelaku maupun penyidik Polsek Banyudono, Boyolali. (Tim)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar