GROBOGAN, suarakpk.com - Pelaksanaan ujian serentak perangkat desa sekabupaten Grobogan khusus Kecamatan Gabus dilaksanakan di SMAN 1 Gabus hari Senin ( 07/06/2021).
Ujian dimulai jam 07.00 wib, ruangan kelas yang dipakai sebanyak 10 ruang untuk 187 peserta yang mengikuti penyaringan ujian tertulis untuk memperebutkan 67 lowongan perangkat desa. Kecamatan Gabus mempunyai 14 desa sedangkan yang mengadakan pengisian perangkat desa sejumlah 13 desa, 1 desa tidak mengadakan pengisian perangkat kerena cukup yaitu Desa Karang Rejo.
Pelaksanaan ujian bekerjasama dengan Pihak ketiga yaitu dengan Lembaga Perguruan Tinggi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Lembaga ini telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik dan tranfaran ke semua pihak untuk menjaga soal ujian 100 soal dengan waktu 120 menit.
"Bentuk soal pilihan ganda dipastikan tidak bocor ke peserta," jelasnya salah satu panitia.
Sekitar jam 10.00 wib peserta selesai mengerjakan soal dan peserta dipersilahkan keluar ruang untuk menunggu pengumuman hasil ujian.
Nampak hadir di lokasi Forcompincam Gabus Camat Gogot Trikoyo S,Sos., Ipda Hartono Kanit Samapta Polsek Gabus mewakili Kapolsek yang sedang ada giat di Polres Grobogan, Danramil 11/Sulursari Kapten inf Susilo Bimo, Ketua Praja dan ketua panitia kec gabus, kades juga, panitia desa hadir, kasi pol PP .
Kepada awak Media suarakpk Camat Gogot Trikoyo. S.Sos., menuturkan dirinya sangat mengharapkan dengan dilaksanakannya ujian tertulis berjalan lancar, aman, kondusif dan tranparan dengan harapan mendapatkan perangkat desa yang berkualitas.
"Perangat terpilih diharapkan dapat menjawab tantangan di era sekarang sehingga desa bisa lebih maju masyarakat desa bisa lebih sejahtera," harap nya.
Sementara Kapolsek Gabus Iptu Sunarto, S.H., saat dikomfirmasi sangat berharap adannya penyaringan tes tertulis bisa terselenggara dengan baik, aman lancar sebagai mana tahap demi tahap persiapan yang dilaksanakan tim panitia dan pihak terkait sesuai dengan peraturan yang telah ditentukan.
Dengan terpilih dan terisinya perangkat desa di masing masing desa semoga dapat bisa meningkatkan kinerja pemerintah desanya sesuai tugasnya nanti.
" Calon yang lolos ujian dan terpilih jangan arogan biasa saja,dan bagi peserta yang tidak lolos ya jangan berkecil hati, jadilah masyarakat pelopor pembangunan desa, "jelas IPTU Sunarto, S.H.
"Pelaksanakan ujian tertulis ini diharapkan akan mendapatkan perangkat desa yang berkualitas dan mempunyai dedikasi yang baik bertanggung jawab terhadap pekerjaannya bila sudah bertugas di desanya, " jelasnya.
(Dwi/Gutomo red)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar