Musrenbang RKPD Dorong Program Prioritas - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

11 Februari 2021

Musrenbang RKPD Dorong Program Prioritas

FOTO : Bupati Kabupaten Gumas, Jaya Samaya Monong saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Musrenbang RKPD di GPU Damang Batu.

 

GUNUNG MAS, suarakpk.com – Bupati Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Jaya Samaya Monong hadiri dan sekaligus membuka Musrenbang RKPD di GPU Damang Batu, Kamis (12/02/2021) pagi.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gumas mengatakan, setiap hari tren dari terkonfirmasi Covid-19 bukannya menurun tapi cenderung meningkat dan belum terkendali. Peningkatan fasilitas kesehatan dan modifikasi kebijakan terus diupayakan pemerintah. Mulai dari kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga konsep new normal dengan disiplin protokol kesehatan telah dilakukan. Namun demikian, selama Tahun 2020 bergelut dengan pandemi, Indonesia masih tertatih-tatih untuk menstabilkan sektor-sektor terdampak Covid-19.

 

Dampak sosial dan ekonomi yang melanda Indonesia akibat pandemi ini memaksa semua level pemerintahan, baik pusat maupun daerah untuk melakukan koreksi terhadap rencana pembangunan yang telah ditetapkan. Terutama yang telah dituangkan dalam dokumen perencanaan dan anggaran mengingat pada saat menyusun sama sekali tidak memperhitungkan pandemi.

 

Disisi lain, pembangunan berketahanan pandemi adalah pembangunan yang diarahkan untuk mampu mengantisipasi, memitigasi, merespon, menangani, dan melewati tantangan pembangunan selama pandemi.

 

Menurut Jaya Samaya Monong, proses ideal perencanaan pembangunan yang berketahanan pandemi dapat diawali dengan pengambilan kebijakan pada forum-forum seperti Mursrenbang tingkat Kecamatan ini, diharapkan kesepakatan yang kita dapat akan lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan Tahun 2022 nanti.

 

“Tantangan utama adalah kita semua belum berpengalaman dalam menghadapi pandemi seperti Covid-19 ini, sehingga melahirkan sikap dan kebijakan yang tidak konsisten dan berubah-ubah serta penyesuaian yang cepat tepat demi kelangsungan hidup masyarakat. Hal ini menyebabkan upaya penanganan pandemi ini berlarut-larut”. Katanya.

 

Dengan pelaksanaan pembangunan tahun 2021, tidak akan jauh berbeda dengan 2020, dimana pemerintah perlu melakukan penelaahan kembali terhadap rencana jangka menengah mengingat pada tahun 2020 semua program dilakukan pengalihan fokus untuk penanganan Covid-19. Setidaknya, Pemerintah mempunyai 3 alternatif dalam perencanaan jangka menengah, apakah tetap dengan rencana semula, melakukan revisi moderat, atau mengganti dengan rencana yang baru dengan mendasarkan asumsi yang sudah diperbaharui dengan datangnya pandemi Covid-19 dan dampak ekonomi yang mengiringinya.

 

Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa RPJMD Kabupaten Gumas tahun 2019-2024 telah ditetapkan dengan Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2019 tanggal 28 November 2019 dan RKPD Kabupaten Gemas 2022 merupakan penjabaran tahun ke-3 dalam pelaksanaan RPJMD 2019-2024.

 

Jaya Samaya Monong menegaskan, bahwa untuk mewujudkan agenda pembangunan tersebut dan dengan semangat “BERJUANG BERSAMA”, pihaknya telah menentukan 48 arah kebijakan yang harus dimanifestasikan perangkat daerah dalam program prioritas selama 5 tahun kedepan. Dalam mengawal 48 arah kebijakan tersebut, Kabupaten Gumas mempunyai 84 program prioritas yang tersebar pada 24 perangkat daerah sebagai pelaksana penanggungjawab. Dalam mengukur pencapaian dari program prioritas tersebut terdapat 89 indikator kinerja yang menjadi tolak ukur.

 

Musrenbang tersebut diikuti Wakil Bupati Efrensia LP Umbing, Anggota DPRD Dapil I Pdt Rayaniatie Djangkan,  tiga Kecamatan yakni Kecamatan Kurun, Kecamatan Mihing Raya, Kecamatan Sepang, Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Gumas serta undangan lainnya.

 

“Oleh sebab itu kami minta kepada semua Perangkat Daerah yang hadir pada saat ini termasuk Camat, agar melalui forum ini dapat merumuskan hasil Musrenbang RKPD Kabupaten tingkat Kecamatan sebagai bahan masukan dalam menyusun Rancangan Rencana Kerja masing-masing Perangkat Daerah, yang nantinya disinkronisasikan kembali pada Forum Gabungan Perangkat Daerah di tingkat Kabupaten yang akan direncanakan pada bulan Maret tahun 2021”. Kata Bupati.

 

Wabah corona memaksa semua pemerintah daerah untuk merevisi perencanaan pembangunan mereka. Target disesuaikan secara realistis, asumsi diubah sesuai keadaan sekarang, dan prioritas program jangka pendek dialihkan sebagian besar untuk mengatasi pandemi Covid-19.

 

Selain itu, dampak sosial dan ekonomi yang melanda Daerah akibat pandemi ini memaksa semua level Pemerintahan baik Pusat dan Daerah untuk melakukan koreksi terhadap rencana pembangunan yang telah ditetapkan. Terutama yang telah dituangkan dalam dokumen perencanaan dan anggaran mengingat pada saat menyusun sama sekali tidak memperhitungkan pandemi.

 

Secara khusus untuk pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten tingkat Kabupaten nanti, saya harapkan kiranya Tim Delegasi Kecamatan yang akan ditunjuk mewakili Skala Kecamatan bukan lagi Skala Desa/Kelurahan, Tim Delegasi Kecamatan harus mampu berkomunikasi, menjelaskan, tanggap, dan menguasai informasi terkait usulan yang akan dibawa ke Forum Gabungan Perangkat Daerah.

 

“Bagi perangkat daerah yang hadir, supaya bisa menjadi narasumber yang baik, artinya kehadiran perwakilan dari perangkat daerah tidak hanya sekedar hadir dan mengikuti, tapi dapat memberikan saran dan masukan serta informasi bagi masyarakat mengenai kegiatan-kegiatan yang menjadi tupoksi perangkat daerah tersebut”. Pungkasnya. (hms/nto)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)