Aceh Timur/Suarakpk com-pasca dibubarkan nya front pembela Islam (FPI) oleh pemerintah, masyarakat Aceh Timur dihebohkan dengan munculnya beberapa spanduk tidak bertuan.
Spanduk tidak bertuan dengan tulisan "kami masyarakat Aceh Timur mendukung pembubaran FPI oleh pemerintah RI"Aceh beudame aman seuntosa, itu mendapat respon beragam dari masyarakat setempat.
Pantauan awak media ini pada malam Kamis (31/12/2020) pada pukul 23:00 wib,salah satu spanduk tersebut terpasang di jembatan Idi Rayeuk atau yang sering disebut Ulee tutu Idi tepatnya di jalan lintas Medan-banda Aceh.
Salah seorang warga asal kampung Jawa dusun Calok Gelima Usman (40),yang hampir setiap hari melewati jalan tersebut mengatakan keberadaan spanduk menyita perhatian dan cukup meresahkan mengingat situasi saat ini.
Lanjutnya Usman kondisi kita Aceh Timur saat ini aman-aman saja kita menghargai perbedaan, sebaiknya jangan ada informasi yang bernada sensitif,ujar Usman saat di mintai tanggpannya.Jumat (1/1/2021)
Meski demikian diakui Usman, keberadaan spanduk tidak bertuan tersebut wajar dan biasa saja, karena masyarakat Aceh Timur yang sudah cerdas dalam bersikap dan menerima informasi.
"Masyarakat sudah pintar dalam menerima,memilah informasi, tetapi tetap saja ini dapat memperkeruh suasana yang sudah sangat aman saat ini, pungkas usman dan berharap semoga hal ini bisa ditertibkan oleh pihak satpol PP Aceh Timur.(Dd).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar