FOTO : Memperingati Harhubnas 2020, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XVI Kalimantan Tengah menggelar Lomba Burung Berkicau.
PALANGKA RAYA, suarakpk.com – Sedikitnya sekitar 500 orang mengikuti
Lomba Burung Berkicau Cup yang ada di Terminal WA Gara Tipe A Jalan Mahir Mahar
Lintas, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Minggu
(20/09/2020) pagi sampai selesai.
Rupanya,
acara yang digagas tersebut dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional
(Harhubnas) 2020, yaitu diselanggarakan Balai Pengelola Transportasi Darat
(BPTD) Wilayah XVI Kalimantan Tengah.
Diketahui,
peserta yang mengikuti Lomba Burung Berkicau Cup Harhubnas 2020 ini bukan hanya
dari Kalimantan Tengah saja, melainkan juga dari Kalimantan Selatan, Kalimantan
Timur, Kalimantan Utara dan Kalimantan Barat.
Lomba
mancing diikuti langsung oleh Kepala BPTD Buang Turasno ATD MT Kepala Dinas
Perhubungan Provinsi Kalteng Yulindra Dedy, GM Damri Cabang Palangka Raya, dan
pemilik Kolam Pemancingan Dohong, serta seluruh stakeholder perhubungan
Provinsi Kalimantan Tengah.
Acara tersebut mengangkat tema “Wujudkan Asa, Majukan Indonesia”
dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap protokol kesehatan Covid-19,
yaitu 3M (Menggunakan Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan).
Kepala BPTD Wilayah XVI Kalteng Buang Turasno ATD MT,
mengatakan, kegiatan lomba ini merupakan wujud dari menumbuhkan rasa
persaudaraan baik korsa Perhubungan dan juga para pengemar atau kicau mania se-Pulau
Bornoe (Kalimantan-red).
Selain mewujudkan rasa persaudaraan kegiatan ini juga untuk
mewujudkan jiwa sportifitas dari semua peserta serta pada momentum kali ini
juga untuk mensosialisasikan protokol kesehatan dalam kehidupan baru di masa
pademi Covid 19.
Ia
menambahkan, Panitia Pelaksana juga sudah menyiapkan 10 titik untuk mencuci
tangan dan areal pelaksanaan kita sangat luas dan terbuka. Bahkan setiap
peserta wajib menggunakan masker.
Buang
melanjutkan, lomba semacam ini akan diangkat anggenda tahunan, serta nantinya
akan mencoba menampilkan kesenian khas Kalimantan Tengah.
“Kita
maunya mengangkat martabat khas Kalimantan Tengah. Kita berharap tahun depan
bisa menampilkan kesenian dan mempromosikan kerajinan khas Kalteng”. Tutupnya.
(nto)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar