FOTO : Bupati Jaya Samaya Monong bersama Wabup Efrensi LP Umbing menghadiri kegiatan Exspos Hasil Survei Investigasi Calon Petani Calon Lokasi dan Rancangan Teknis Pengembangan Jangung di Kabupaten Gumas.
GUNUNG MAS,
suarakpk.com –
Dinmas Pertanian Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar kegiatan Exspos Hasil
Survei Invetigasi Calon Petani, Calon Lokasi dan Rancana Teknis Pengembangan
Jagung di kabupaten setempat bertempat aula Bappeda Litbang, Kamis (03/09/2020).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Jaya Samaya Monong
didampingi Wakil Bupati Efrensia LP Umbing, Tim Ahli LP2M Rolan LP Umbing,
Pabung Kodim 1016 Plk Kapten Muhamad Ayyub, Kepala Dinas Pertanian Rodi Aristo,
Kepala Perangkat Daerah serta undangan lainnya.
Bupati mengatakan, sasaran yang ingin dicapai sesuai visi dan
misi bupati dan wakil bupati untuk meningkatkan daya saing ekonomi wilayah
menuju Kabupaten Gunung Mas yang bermartabat, maju berdaya saing, sejahtera dan
mandiri.
Yang pertama terang beliau kebijakan pembangunan sektor
pertanian tahun 2020 yakni menjadi pertanian yang maju, mandiri dan modern. Yang
kedua program prioritas dalam RPJM Dearah Kabupaten Gunung Mas Tahun 2019-2024,
melalui pelaksanaan tugas dan fungsi Dinas Pertanian Kabupaten Gumas guna
mendukung pencapaian visi dan misi kepala daerah, khusus pencapaian misi ke-3
yakni peningkatan daya saing ekonomi wilayah.
Ketiaga menuju smart argro program prioritas Dinas Pertanian
di Tahun 2020. Peningkatan kesejahteraan petani, peningkatan ketahanan pangan,
peningkatan penerapan teknologi pertanian, program peningkatan pemberdayaan
penyuluh, program peningkatan produksi ternak.
“Mengingat pentingnya kegiatan ini untuk penyempurnaan
laporan hasil survey investigasi calon petani, calon lokasi dan rancangan
teknis pengembangan jangung di Kabupaten Gunung Mas ini sangat diharapkan
peran, serta masukan dan tanggapan”. Kata Bupati.
Kepala Dinas Pertanian Rodi Aristo menyampaikan, Pemerintah
berupaya untuk mewujudkan swasembada jangung melalui peningkatan, produksi
jangung secara berkelanjutan.
Komuditas jangung mempunyai peran yang sangat penting dan
strategis baik dalam sistem ketahanan pangan maupun perannya sebagai penggerak
perekonomian nasional. Masyarakat Indonesia juga berkontribusi terhadap
ketersediaan protein, jangung menjadi bahan baku baik untuk ternak, perikanan
dan juga penarik bagi pertumbuhan industri dan mendorong pertumbuhan industri
yang mempunyai kontribusi yang cukup besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional.
Terkait tujuan kegiatan ini yang pertama menyiapkan dokumen
perencanaan berupa data arsip hasil survey dan investigasi pada calon lokasi
dan Rancangan Teknis Pengembangan Jangung di Kabupaten Gunung Mas. Yang
menyatakan kelayakan lokasi baik dari segi status kawasan kelayakan sumber
lahan sumber daya air maupun sumber daya siani.
Ditambahkannya, sasaran yang diiginkan dari survei
investigasi calon penati Calon Lokasi ini, adalah rancangan teknis berupa
pengembangan jangung di Kabupaten Gunung Mas. Untuk meninhgkatkan luas tanah
dan produksi jangun melalui penambahan areal tanam yang layak berdasarkan hasil
survei
“Tahun 2020 ini kami menargetkan 500 hektare dalam
pengembangan jangung hibrida, yang capaian progres pelaksanaannya itu sudah
mencapai hampir 60 persen. Yang secara evaluasi yang lakukan dari beberapa
kelompok ada pernyataan perjanjian bersam kami buat sampai bulan oktober
resmi semua tertanam”. Katanya.
Secara nyata terima kasih atas bimbingan Ibu Wakil Bupati
Gunung Mas bahwa memang semantara dari kenyataan yang ada, hasil yang di
peroleh dari kegiatan petani secara perorangan maupun kelompok rata-rata
berpariatif, ada yang mencapai 2 ton per hektar, ada yang mencapai 5 ton per
hektare.
“Jadi demikian keberadaanya ini akan menjadi bahan apa yang
menjadi evaluasi kedepan terhadap pengembangan jangung ini. Sekilas
diperhatikan keberadaanya sangat berpengaruh besar kaitan pemeliharaan
keberadaan tanahnya sangat menentukan keberhasilan dari budi daya jangung itu
sendiri”. Pungkasnya. (hms/nto)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar