FOTO : Toko kerajinan getah nyatu di Kabupaten Kapuas mengalami penurunan pembeli masa pandemi Covid-19 ini.
KAPUAS, suarakpk.com –
Pandemi Corona yang terjadi membuat sejumlah Usaha Kecil Menengah (UKM) di
Kabupaten Kapuas mengalami dampak besar, salah satunya kerajinan getah nyatu
Toko Souvenir Antik milik Edy Bambang yang berada di Jalan Kapuas
Seberang II, Kelurahan Dahirang, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas.
Usaha
tersebut sudah dibuka selama 33 tahun sampai sekarang, mulai dibangun sejak
tahun 1987 dan turun temurun dari orang tua hingga ke anak dan cucu.
Penjualan
hasil produk getah nyatu ini biasanya dijual secara online maupun langsung
datang. Dan kebanyakan yang datang ke toko tersebut membeli untuk dijual kembali.
Usaha pembuatan getah nyatu ini pun dibuat secara home industri, dengan
mempunyai karyawan sebanyak 24 orang.
Saat
ditemui di Toko Antik, Selasa (11/08/2020), Edy Bambang menyampaikan bahwa
pembeli yang datang berkunjung dan permintaan pengiriman barang souvenir
berkurang dari sebelumnya, khususnya untuk keluar daerah kota di masa pandemi
ini.
“Omset
dan penjualan produk dimasa pandemi Covid-19 ini mengalami penurunan sebanyak
50 persen dari biasanya, itu juga yang menyebabkan sebanyak 24 orang terpaksa
tidak dipekerjakan sementara dan kerajinan getah nyatu hanya menghabiskan stok
yang ada”. Jelasnya.
Diterangkannya,
bagi pembeli yang datang ke tokonya ia menerapkan protokol kesehatan dengan
memcuci tangan pakai sabun, menggunakan masker dan handsanitizer sebelum masuk
ke toko dan setelah selesai membeli dari toko. Untuk penjualan kerajinan ini
mulai dari dalam daerah maupun luar daerah Kapuas, seperti dari
Banjarmasin, Martapura, Balikpapan, Samarinda dan daerah lainnya. (hms/nto)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar