FOTO : Personel Polres Seruyan
melaksanakan simulasi dalam mengantisipasi terjadinya serangan saat pelaksanaan
Pilkada 2020 mendatang.
SERUYAN, suarakpk.com – Dalam mengukur kemampuan
mengantisipasi terjadinya serangan, Polres Seruyan menggelar simulasi Sispamkota
sebagai upaya kesiapan pengamanan nantinya pemilihan kepala daerah (Pilkada)
Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah.
Simulasi yang dilaksanakan di Stadion Mini Gagah Lurus Jalan
Ahmad Yani Kuala Pembuang, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan pada
Senin (27/07/2020) pukul 09.00 WIB.
Hadir dalam acara Dir Sabhara Polda Kalteng Kombes Susilo
Wardono SIK MH, Dir Narkoba Polda Kalteng Kombes Pol Bonny Jiant SIK, Wadir
Lantas Polda Kalteng AKBP Hadi Wahyudi SIK, Bupati Seruyan Yulhaidir, Wakil Bupati
Hj Iswanti SH MM, Ketua DPRD Eko Zuli, Pabung Kodim 1015-Sampit Mayor Inf
Bambang Waluyo.
Selain itu juga hadir, Ketua Pengadilan Agama Roni S SH,
Kajari Kuala Pembuang diwakili Kasi Intel Dewa Putu Oka SH, Ketua KPUD Agus
Sukron Makmun SE, Ketua Bawaslu Yulius SAg, unsur SKPD, Komisioner KPUD, tokoh
masyarakat, tokoh agama serta tamu undangan lainnya.
Dalam giat simulasi tersebut, Kapolres Seruyan menyampaikan
simulasi Sispamkota yang dilaksanakan ini adalah sebagai bentuk kesiapan Polri
dan instansi terkait dalam menghadapi dan mengamankan Pilkada yang akan
dilaksanakan di Kalimantan Tengah.
Tambahnya, ini hanya sekedar simulasi, diharapkan nantinya
situasi tetap berjalan dengan aman dan damai sehingga hal-hal yang tidak
diinginkan tidak terjadi.
“Dengan sinergitas yang baik antara Polres Seruyan dan
instansi lainnya, pelaksanaan Pemilu di tahun 2020 ini semoga dapat berjalan
aman, damai dan sejuk”. Ungkap AKBP Agung.
Latihan Sispamkota ini, selain diikuti personel kepolisian,
juga diikuti anggotaTNI, Pol PP, Damkar, BPBD serta masyarakat Kabupaten
Seruyan.
Dalam kegiatan ini juga diterapkan protokol kesehatan berupa
pengecekan suhu badan bagi tamu dan peerta yang hadir, penggunaan hand
sanitizer, serta menjaga jarak sebagai upaya mencegah penyebaran
Covid-19. (nto)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar