FOTO : Para pelaku seni yang tergabung
dalam Dewan Kesenian Daerah Kabupaten Kapuas aktif tampil sebelum pandemi
Covid-19.
KAPUAS, suarakpk.com - Pandemi Covid-19 berdampak pada
seluruh sektor, salah satunya yaitu kesenian. Seperti halnya para pelaku seni
yang tergabung pada Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Kapuas, Kalimantan
Tengah (Kalteng).
Sebelum pandemi DKD Kapuas aktif berkegiatan, berbagai event
dan acara mereka gelar bahkan DKD setiap minggu rutin bereksprsesi manggung di
panggung DKD di pangung Taman Seni Budaya di Eks Kantor PU.
Semua itu dilakukan untuk membina bakat seni para generasi
muda dan menjadi wahana hiburan bagi masyarakat Kapuas. “Akibat pandmi sudah 4
bulan kami tidak pernah lagi menggelar kegiatan”. Ungkap Tommy Saputra, Ketua
Harian DKD Kapuas, Selasa (21/07/2020).
Menurutnya, ada beberapa agenda yang dibatalkan karena
pandemi Covid-19. Para pelaku seni yang tergabung di DKD Kapuas vakum karena
patuh pada anjuran pemerintah stay at home dan menghindari kegiatan yang
sifatnya mengumpulkan orang banyak.
“Pada masa pandemi tidak pernah ada lagi kegiatan yang
sifatnya di lapangan atau out door, namun masih ada rekan-rekan kita yang tetap
berkarya melalui virtual”. Tambahnya.
Tommy menambahkan, tidak sedikit para seniman yang tergabung
di DKD harus mencari cara lain untuk bertahan hidup.
“Karena ada juga seniman-seniman yang menggantungan hidup
dari seni, di masa pandemi mereka otomatis juga kehilangan job”. Kata dia.
Pihaknya berharap pemerintah membuat peraturan yang tujuannya
dapat menerbitkan izin keramaian meski dengan protokol kesehatan di masa new
normal akan datang. (sur/nto)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar