BLORA, suarakpk.com – Warga Desa Temulus
kecamatan Randublatung Kabupaten Blora,
kemarin Kamis, (09/04), dikejutkan adanya suara keras seperti adanya gempa
bumi. Mendengar adanya suara gemuruh tersebut, bergegas warga mencari sumber
suara tersebut, dan kembali warga dikejutkan melihat bahu jalan longsor dan Jembatan
gowok dukuh Temulus desa Temulus ambrol.
Ditutur Slamet yang tinggal di sekitar
jelan yang longsor, bahwa setelah mengetahui adanya jembatan ambrol, warga
berdatangan melihat langsung di lokasi.
“Bagian yang ambrol berada disisi
selatan, untungnya disaat longsor atau ambrol Jembatan Gowok, lalu lintas orang
dan kendaraan sepi, sehingga tidak ada korban jiwa,” tuturnya.
Dikatakan Slamet, bahwa dirinya tidak
mengetahui secara pasti kejadian tersebut, sebab menurutnya tidak ada tanda
tanda akan adanya longsor bahu jalan.
“Jembatan Gowok, tau tau ada suara bruk,”
katanya.
Diungkapkan Slamet, bahwa Jembatan
tersebut merupakan jalan satu satunya desa, menuju balai desa Temulus, sebab
jembatan juga dekat dengan lingkungan sekolahan SDN.1.dan balai desa Temulus.
Sementara, Kepala Desa Temulus, Hartono,
mengatakan, bahwa jembatan gowok ambrol di bagian Bahu jalan, oprit. Dirinyapun
mengaku langsung menghubungi kecamatan dan BPBD Kabupaten Blora juga ke Kabid
jalan dan jembatan DPUPR Kabupaten Blora.
“Dengan ambrolnya jembatan gowok, dukuh
Temulus ini, warga sebelah utara jembatan kalau mau pulang, luar desa Temulus
harus memutar sejauah kurang lebih 5 km, lewat sambong macan desa Sumber,
sedang untuk pejalan kaki, masih bisa dilalui tetapi juga harus hati hati, karena
tanahnya masih gerak terus,” jelasnya.
Diungkapkan Hartono, dalam minggu ini,
pihak desa dan warga masyarakat akan mengadakan kerja bakti, pengurukan sementara
dan mepasang trucuk dan sesek dari bambu, serta membuat tanggul dari sak diisi
pasir. Hal ini untuk menahan tanah, serta membuat jalan darurat khusus orang
dan sepeda motor saja, sedang khusus roda 4 dan 6 harus memutar lewat desa Sumber,
karena itu jalan satu satunya.
“Ya harapannya pemerintah daerah Blora
segera ada perbaikan jembatan tersebut,” harapnya.
Di sisi lain, mendengar adanya jembatan
ambrol, rombongan anggota komisi C DPRD Blora yakni, Warsit, Medi, Bibi, Iwan, didampingi
camat Randublatung, Budiman, Danramil 09/Randublatung, Kapten inf Ahmad, datang
ke lokasi.
Dalam kunjungan kerja ke desa Temulus, anggota
komisi C, Iwan berjanji akan memperjuangkan sesegera jembatan bisa dibangun
permanen lagi.
“Pembangunan akan diusahakan dengan dana
APBD, tahun anggaran 2020 maupun dengan dana Aspirasi," pungkasnya. (Dwi/Red)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar