PURWOREJO,
suarakpk.com – Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten
Purworejo sehari semalam, menyebabkan beberapa sungai meluap. Akibatnya,
puluhan desa yang tersebar di sejumlah Kecamatan terendam banjir.
Selain itu,
bencana longsor dan pohon tumbang terjadi di beberapa titik Wilayah Kabupaten
Purworejo.
Berdasarkan data
Staf Teritorial Kodim 0708 Purworejo, melalui 16 Koramil, menyebutkan bahwa, 26
Desa yang terdampak banjir berada di 6 Kecamatan, yakni Kecamatan Bagelen,
Butuh, Purwodadi, Ngombol, Grabag, dan Kecamatan Gebang. Sementara data desa
yang terdampak tanah longsor, terjadi di 21 desa yang tersebar di 10 kecamatan.
Data sementara
Staf Teritorial Kodim 0708 Purworejo, jumlah warga yang terdampak banjir di
Desa Bapangsari Kecamatan Bagelen, tercatat sebanyak 88 orang, dengan rincian
52 orang dewasa, 17 anak anak, 15 Balita dan 4 Lansia. Sedangkan titik
pengungsian bertempat di Masjid Al Mustakim.
“Banjir ini
terjadi karena hujan lebat yang mengguyur di sebagian besar wilayah Kabupaten
Purworejo,” kata Komandan Kodim 0708/Purworejo, Letkol Infanteri Muchlis Gasim.S.H.,M.Si.
Diungkapkan Dandim,
bahwa dalam rangka membantu penanganan daerah yang terdampak banjir serta tanah
longsor, Kodim 0708/Purworejo bersama aparat terkait segera melakukan evakuasi,
penyelamatan, dan kerja bakti.
“Kita sudah
berkordinasi dengan BPBD, Dinas PU Kabupaten Purworejo,” ungkapnya.
Untuk solusi mengantisipasi
banjir, lanjut Dandim, belum dilakukan, “karena kondisi tanah terjadi abrasi
sehingga tidak bisa membuat penahan untuk mencegah air ke pemukiman warga,” jelas Dandim saat meninjau lokasi banjir,
Kamis (5/3/2020)
Sebagai langkah
antisipasi dini akan dampak bencana, Dandim terus menghimbau kepada masyarakat
agar selalu waspada dan menghindar dari titik-titik yang memiliki potensi
bencana tersebut baik lokal di sekitar rumah maupun lingkungannya.
Dijelaskan Dandim,
secara umum, penanganan banjir oleh Pemerintah sedang berlangsung.
“Pada tahun ini,
untuk kegiatan normalisasi sungai akan dilakukan oleh BBWSO,” jelasnya.
Dandim menghimbau,
untuk masyarakat yang terdampak banjir, agar melaporkan kepada petugas atau
menjadi satu di kantor desa atau kecamatan.
“Sehingga mudah
terkontrol untuk menghindari korban jiwa,” pungkasnya. (Alex/red)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar