Pasca Melantik DPD IMM Gorontalo, Ketum Najih Prasetyo Sampaikan IMM Tolak RKUHP - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


24 September 2019

Pasca Melantik DPD IMM Gorontalo, Ketum Najih Prasetyo Sampaikan IMM Tolak RKUHP


Suarakpk.com, Gorontalo - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Gorontalo akhirnya resmi dilantik. Pelantikan yang dirangkaikan dengan Rakerda itu dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP IMM, Najih Prasetyo, Selasa (24/09).

Pelantikan dan Rakerda DPD IMM Gorontalo dilaksanakan di Gedung Haryono Suyono kampus Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMG), dengan mengusung tema "Merekat Persatuan, Meneguhkan Nalar Gerakan Untuk Gorontalo Berkeadilan".

Ketua UMM Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IMM, Najih Prasetyo saat diwawancarai mengungkapkan harapannya kepada DPD IMM Provinsi Gorontalo yang baru saja dilantik agar terus memperbaiki kinerja dari segala sisi.

"Tentu saya berharap teman-teman IMM yang baru dilantik dibawah komando oleh mas Rahmat lebih memperbaiki kinerja dari sisi pengkaderan, dari sisi pembangunan wacana teman-teman yang dibawah, harapnya.

Menurut Najih hal tersebut tak lain dilakukan agar IMM kedepan bisa menjadi lebih baik.
"Sehingga IMM digorontalo ini juga bisa lebih mampu mengghasilkan karya-karya lagi," Lanjutnya.

Ketua Umum DPP IMM itu juga menaggapi beberapa beberapa dinamika negara yang akhir-akhir ini terjadi. Salah satunya yang ramai saat ini Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).

"Sejak awal kita menolak hal itu. Ada 6 rancangan Undang-Undang kemudian kita tolak mulai dari KUHP, pertanian,pertanahan,pertahanan, RUU ketenagakerjaan, dan sumberdaya air semua kita tolak," tegas Najih.

Menurutnya hal mendasar yang menjadi pertimbangan dilakukan penolakan atas Undang-Undang tersebut dikarenakan ketergesaan dari para anggota DPR RI dalam mengesahkan.

"Proses anggota dewan hari ini terkesan terburu-buru untuk mengesahkan itu tanpa melalui mekanisme dan kajian yang komprehensif untuk menetapkan hal tersebut," kata Najih.

Najih Prasetyo menambahkan pemerintah harusnya peka dan cepat merespon dinamika saat ini, agar tidak berdampak sampai ketingkat masyarakat bawah.
"Pemerintah harus lebih peka apa yang menjadi keresahan dan polemik yang ada pada tingkat bawah khususnya didaerah," pungkasnya. *BKU*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)