Kesbangpol Aceh Timur Gelar FKDM - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


KODE ETIK WARTAWAN SUARAKPK

25 September 2019

Kesbangpol Aceh Timur Gelar FKDM


Aceh Timur-Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Aceh Timur bekerjasama dengan Kesbangpol Aceh menggelar Rapat Kerja Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM). Raker (Rapat Kerja) tersebut digelar di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Aceh Timur,Rabu (25/9/2019)

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H.M. Thaib, SH melalui Plt Asisten Bagian Pemerintahan Setdakab Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, S.STP. M.AP. dalam sambutan dan arahannya mengatakan, pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, pada hakikatnya bertujuan untuk melindungi segenap bangsa Indonesia,Tujuan pembentukan tersebut kita pahami bersama, bahwa upaya melindungi segenap bangsa Indonesia,melalui penciptaan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan syarat pokok pencapaian tujuan daerah,sebut Syahrizal.
Untuk itu sudah menjadi kewajiban pemerintah daerah termasuk untuk mewujudkan kondisi kehidupan masyarakat yang tentram, tertib dan teratur,Ini juga menjadi tugas dan tangungjawab masyarakat,termasuk yang tergabung dalam organisasi kemasyarakatan,terang Syahrizal.

Lebih lanjut disampaikan Pemerintah Aceh melalui Badan Kesbangpol Aceh Telah mengumpulkan data-data dan memetakan daerah-daerah yang memiliki masalah sosial yang bersifat permanen dan menahun yang dapat memicu terjadinya konflik sosial.

"Pemetaan dikelompokan diantaranya,Isu Keaman, Isu Agama dan Pendirian Rumah Ibdah,Aliran Sesat,Pendakalan Aqidah,Unjuk Rasa, Sengketa Lahan serta ekses konflik politik,Karena itu FKDM merupakan salah satu bentuk kemitraan antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Dengan kemitraan melalui FKDM, masyarakat dapat memberikan kontribusi positif demi terwujudnya keamanan,ketentraman dan ketertiban masyarakat,"demikian pungkas Syahrizal.

Sebelumnya,Kepala Badan Kesbangpol Aceh Timur,Adlinsyah,S.Sos, M.AP dalam laporannya mengatakan,kegiatan ini yang bertema Meningkatkan Peran FKDM,Menjaring Informasi dalam Upaya Deteksi Dini Konflik”ini diikuti 30 peserta yang terdiri atas unsur TNI, Polri,Kejaksaan,SKPK, dan instansi terkait lainnya.

Adapun maksud kegiatan rapat kerja FKDM ini adalah,untuk meningkatkan sinergritas antara FKDM dengan pemerintah daerahbserta forum masyarakat lainnya,Selain itu juga bertujuan untuk mewujudkan stabilitas keamanan di daerah dan meningkatkan kewaspadaan anggota FKDM dalam mendeksi potensi ganguan Kamtramtibmas di daerah,kata Adlinsyah.

Adapun pematri diantaranya,Dr.Sehat Ihsan Shadiqin (anggota FKDM Aceh) dengan materi"Peran dan Fungsi FKDM,Kapolres Aceh Timur dengan materi Tekhnik"Menjaring Informasi dalam Upaya Deteksi Dini.Kemudian Adlinsyah Kesbangpol Aceh Timur dengan mateti"Peran Kesbangpol Dalam Deteksi Dini di Kabupaten Aceh Timur, demikian pungkas Adlinsyah.

Sementara itu Kepala Badan Kesbangol Aceh Drs.Mahdi Efendi dalam sambutanyan yang disampaikan Halim Perdanakesuma mengatakan,raker FKDM yang kita laksanakan hari ini bertujuan untuk meningkatkan peran FKDM Kabupaten/Kota dalam menjaring berbagai informasi yang berkaitan dengan isu-isu yang berkembang dimasing-masing daerah sebagai langkah deteksi dini, sekaligus untuk mempererat jalinan silahturrahmi antar FKDM Provinsi dengan Kabupaten/Kota, Katanya,pada kesempatan ini saya berharap agar forum kewaspadaan dini masyarakat bisa segera terbentuk disamping forum lain yang mungkin sudah lebih dahulu terbentuk,Seperti ormas, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat,tokoh adat, tokoh agama,tokoh pemuda dan elemen masyarakat lainnya yang difasilitasi dan dibina oleh pemerintah daerah," sebut Halim.

Oleh karena itu,FKDM merupakan salah satu bentuk kemitraan antara pemerintah daerah dengan masyarakat. "Melalui kemitraan FKDM, masyarakat dapat memberikan kontribusi positif demi terwujudnya keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat,demikian pungkas Halim.(Dedi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK KE 9 (APRIL 2018)