WONOSOBO, suarakpk.com - Deru Tangis anggota Polres Wonosobo menggema di Gedung serbaguna Polres Wonosobo saat dihadirkan tujuh orang Ibu dari anggota Polwan Polres Wonosobo. Jumat (22/12) Pagi
Perwira Upacara AKP Suharyati, setelah selesai mempersiapkan pasukan upacara langsung mengajak tujuh orang tua masuk ke tempat upacara dan dipersilahkan duduk di tribun samping pasukan upacara. Baru melapor kepada Waka Polres Wonosobo Kompol Umi Mariati, S.I.K, selaku Inspektur Upacara.
Selesai membacakan amanat dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak, waka Polres memerintahkan Komandan upacara untuk tidak membubarkan pasukan upacara setelah upacara selesai.
Selesai upacara, Waka Polres meminta anggota yang orang tuanya dihadirkan untuk mendekati orang tuanya. Dengan kompak ketujuh Polwan langsung memberikan hormat kepada ibu masing-masing. Si ibu yang menerima penghormatan dari sang anak, langsung menghampiri anaknya dan dipeluk.
Tangis haru pecah, bukan hanya ibu dan anak, akan tetapi hampir semua anggota ikut menangis bahagia seraya mengucapkan selamat hari ibu. Waka Polres Wonosobo menyatakan “Setinggi-tingginya Pangkat dan jabatan, Ibu adalah segala-galanya, Ibu yang mengandung kita, Ibu yang mengasuh kita. Kita sebagai anggota Kepolisian belum tentu bisa pulang mengucapkan selamat hari ibu kepada ibu masing-masing. Tugas kita memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam rangka Operasi lilin Candi 2017 mengharuskan kita mempberikan pelayanan kepada masyarakat, akan tetapi orang tua kita pasti sudah memakluminya karena tugas negara yang kita emban”.
“Hari ini saya sengaja mendatangkan tujuh ibu dari para Polwan yang baru saja mengemban tugas di Kepolisian. Bukan karena saya pilih kasih, akan tetapi dengan perwakilan ibu-ibu yang kita undang, sebagai makna kasih kita kepada ibu, bukan karena terhalang dinas kita tidak bisa memeluk orang tua di hari ibu, pelukan hangat kita bisa sampaikan dengan melayani masyarakat. Para orang tua pasti sudah memaklumi kalau kita tidak bisa pulang di hari-hari istimewa, dimana masyarakat sedang berlibur, merayakan natal, merayakan pergantian taun bahkan saat idul fitri kita sebagai bhayangkara Polri harus memberikan rasa aman dan nyaman kepada mereka, mari kita curahkan kasih kita dengan pengabdian. Dan yang terahir mari kita nikmati momen hari ibu dengan melihat para Polwan kita dipertemukan dengan ibu mereka” Tutup Wakapolres.
Selesai memberikan sambutan, para Polwan memberikan suapan nasi kepada orang tua sebagai bentuk sayang, membasuh kaki sebagai bentuk pengabdian kepada ibu. Saat menyuapi ibu masing-masing, para Polwan menangis yang diikuti tangisan ibu mereka seraya memeluk buah hatinya. Bahkan sampai ada anggota yang keluar dari gedung tempat upacara karena tidak kuat menahan tangisnya.
Kita tidak kan bisa membalas kebaikan dan kasih sayang orang tua, hal tersebut terlihat manakala Sang ibu yang diberikan suapan nasi, sambil mengunyahnya mengambil sendok dan ikut memberikan suapan kepada anaknya dengan kasih sayang. Mari kita bangun dan cintai NKRI selayaknya kita menyayangi Ibu kita. (faut)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar