Kapolda Jatim : Tingkatkan Kewaspadaan Aksi Balas Dendam Jaringan Abu Jandal - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

28 Juni 2017

Kapolda Jatim : Tingkatkan Kewaspadaan Aksi Balas Dendam Jaringan Abu Jandal




 Surabaya, suarakpk.com - Meyiapi penangkapan dua terduga teroris di Malang dan Surabaya, Senin (19/6). Kewaspadaan ini dilakukan agar peristiwa serupa yang terjadi di Tuban tidak terulang lagi demikan disampaikan Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin,SH kepada seluruh jajarannya agar lebih meningkatkan kewaspadaan.
Kapolda Jatim mengatakan "Pascapenangkapan dua terduga teroris, kami langsung instruksikan kepada seluruh Polres jajaran agar lebih meningkatkan kewaspadaan baik bersifat perorangan maupun kesatuan".
Dua terduga teroris yang ditangkap oleh Densus 88 Mabes Polri merupakan jaringan Abu Jandal di Malang dan Surabaya. Mereka adalah Syahrul Munif dan Agus Tri Mulyono alias Pak Gun. Sahrul ditangkap di Malang dan Agus diamankan di Tanah Merah, Surabaya. Syahrul ditengarai pernah berangkat ke Suriah bersama Abu Jandal dan bergabung dengan ISIS.
Dikabarkan bahwa Agus juga diketahui ikut deklarasi ISIS bersama Zainal Anshori. Penangkapan keduanya berdasarkan rekaman komunikasi antara Febri Rahman, terpidana terorisme yang saat ini mendekam di Lapas Malang.
"Dalam penangkapan terduga teroris, kami hanya memfasilitasi saja. Penanganannya dilakukan oleh Densus," ungkap Irjen Pol Machfud.
Kapolda tidak ingin peristiwa di Tuban pada 8 April lalu terlurang kembali. Sebagaimana diberitakan, dari enam terduga teroris telah beraksi dan menembak dua polisi yang tengah jaga di Pos Lalu Lintas Resort Tuban, rest area hutan Jati Peteng, Jalan Raya Tuban-Semarang, Jatim. Setelah baku tembak selama enam jam, polisi menembak mati keenamnya. Baku tembak itu mengakibatkan dua polisi terluka.
Aksi yang diduga dilakukan enam terduga teroris disinyalir aksi balas dendam karena pemimpin Jamaah Ansharut Daulah Indonesia, Zainal Anshori, ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror sehari sebelumnya di Lamongan.
Polisi menyebut Zainal didaulat sebagai pemimpin tertinggi JAD pada 2015 oleh pendiri organisasi Aman Abdurrahman.
Aman kini mendekam di Lapas Nusakambangan karena pidana terorisme. Aman telah mendeklarasikan sumpah setia kepada kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS.
"Dua terduga teroris yang ditangkap Densus di merupakan jaringan JAD," ungkap Kapolda Machfud. (ziwa)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)