Sekolah Tani Milenial 2026 Diluncurkan, Pemkab Semarang Siapkan Regenerasi Petani Modern - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

22 Juli 2026

Sekolah Tani Milenial 2026 Diluncurkan, Pemkab Semarang Siapkan Regenerasi Petani Modern


Ungaran, SUARAKPK.COM – Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan (Dispertanikap) resmi meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 di Aula Kantor Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026). Program ini menjadi langkah strategis untuk mengatasi krisis sumber daya manusia (SDM) pertanian sekaligus mempercepat regenerasi petani muda di Kabupaten Semarang.


Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan regenerasi petani menjadi tantangan besar karena mayoritas petani saat ini telah berusia di atas 50 tahun, sedangkan jumlah petani muda masih sangat terbatas.


"Kita ingin anak-anak muda menjadi petani modern. Tidak seperti dulu hanya pegang cangkul, tetapi mampu memanfaatkan teknologi, inovasi, dan mengembangkan pertanian yang lebih maju," ujar Ngesti.


Selain memberikan pelatihan, Pemkab Semarang juga terus memperkuat dukungan sarana produksi melalui bantuan alat dan mesin pertanian, seperti transplanter, hand traktor, hingga rice mill yang telah disalurkan ke berbagai kecamatan.

Menurut Ngesti, pemerintah juga mulai mendorong penerapan sistem pertanian semi organik hingga organik agar kualitas hasil pertanian meningkat sekaligus mendukung kesehatan masyarakat.


Sementara itu, Kepala Dispertanikap Kabupaten Semarang Moh Edy Sukarno mengungkapkan tantangan terbesar sektor pertanian saat ini adalah menurunnya jumlah petani muda.


"Statistik menunjukkan petani milenial kita tinggal 11,8 persen, sementara petani tua sudah mencapai 77,8 persen. Berdasarkan Sensus Pertanian 2023, selama 10 tahun rumah tangga usaha pertanian juga berkurang sekitar 10,27 persen, padahal jumlah penduduk terus bertambah," jelasnya.


Ia menegaskan, jika kondisi tersebut tidak segera diantisipasi, produksi pangan di masa depan akan menghadapi ancaman serius karena semakin sedikit masyarakat yang berminat menjadi petani.

Program Sekolah Tani Milenial sendiri telah berjalan sejak 2024 dan tahun ini diikuti sekitar 240 peserta yang dibagi dalam enam angkatan, masing-masing berisi 40 peserta. Mereka berasal dari sejumlah kecamatan penghasil tembakau, seperti Sumowono, Tengaran, Bancak, Kaliwungu, Bandungan, dan wilayah lainnya.


Pelaksanaan program didanai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dengan anggaran sekitar Rp240 juta.


Selama dua hari pelatihan, peserta mendapatkan materi teknis budidaya pertanian sekaligus peningkatan kapasitas di bidang kewirausahaan, pemasaran digital, dan pengembangan usaha pertanian.


"Ada dua materi utama, yaitu technical skill tentang budidaya pertanian dan upgrading skill seperti kewirausahaan, marketing digital, serta kemampuan menjadi entrepreneur di bidang pertanian," kata Edy.


Ia menambahkan, meskipun pembiayaan berasal dari DBHCHT, materi pelatihan tidak hanya berfokus pada komoditas tembakau, melainkan mencakup pertanian secara luas.


Dispertanikap juga tengah menyiapkan program jangka panjang berupa penyuluh masuk sekolah yang dirancang menjadi kegiatan kokurikuler agar generasi muda mulai mengenal dunia pertanian sejak usia sekolah.


Di sisi lain, salah satu peserta, Khoirul, mengaku profesi petani memiliki waktu kerja yang lebih fleksibel, meski membutuhkan ketelatenan dalam merawat tanaman agar menghasilkan panen yang maksimal.

Namun ia menyayangkan semakin sedikit anak muda yang tertarik bertani.


"Di daerah saya banyak pemuda yang tidak jadi petani. Kebanyakan memilih kerja di pabrik karena dianggap lebih simpel. Kalau semakin sedikit yang bertani, nanti siapa yang menyediakan kebutuhan pangan," ujarnya.


Melalui Sekolah Tani Milenial, Pemkab Semarang berharap lahir generasi petani modern yang mampu memanfaatkan teknologi, meningkatkan produktivitas, serta menjadi motor penggerak ketahanan pangan daerah di masa mendatang.

( Redaksi: Endar W)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)