Kebakaran hebat melanda gudang benang milik PT Apac Inti Corpora di Desa Harjosari, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Kamis (7/5). Kobaran api yang muncul di area gudang membuat petugas pemadam kebakaran harus berjibaku selama berjam-jam untuk mengendalikan si jago merah.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh petugas keamanan sekitar pukul 11.40 WIB. Saat diketahui, api disebut sudah berkobar besar di sejumlah titik bangunan gudang.
“Pukul 11.40 WIB petugas keamanan mengetahui api sudah berkobar besar di sebelah belakang dan samping atas,” kata Anang .
Mengetahui adanya kebakaran, petugas keamanan pabrik sempat melakukan upaya pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan hidran. Namun kobaran api terus membesar hingga tidak dapat dikendalikan.
“Sudah coba dipadamkan pakai APAR dan hidran, tapi api semakin besar dan para pegawai sudah panik kemudian pihak dari PT Apac Inti menghubungi pihak damkar,” ujarnya.
Laporan kebakaran diterima petugas damkar sekitar pukul 11.45 WIB. Tim pemadam kemudian diberangkatkan tiga menit setelah laporan diterima dan tiba di lokasi pukul 11.53 WIB.
Sebanyak tujuh regu pemadam kebakaran diterjunkan dalam proses pemadaman. Petugas juga dibantu tim BPBD Semarang untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain di kawasan pabrik tekstil tersebut.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.15 WIB.
Anang menjelaskan area yang terbakar merupakan gudang benang dengan luas kurang lebih 500 meter persegi. Meski kebakaran cukup besar, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
“Objek yang terbakar gudang benang, kurang lebih seluas 500 meter persegi. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka,” terang Anang.
Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Sementara total kerugian material akibat kebakaran masih dalam proses penghitungan pihak perusahaan.
“Penyebab kebakaran masih diselidiki, kerugian materi masih dalam perhitungan pihak PT Apac Inti,” pungkasnya.
( Redaksi: Endar W)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar