Batu Bara - Terkait kekeringan sawah pertanian di Dusun III Desa Perkotaan bersama 12 desa lainnya di kecamatan Air Putih dan Sei Suka Kabupaten Batu Bara yang makin memprihatinkan membuat sejumlah masyarakat menyoroti kinerja Kepala dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Batu Bara Ir. Susilistiawati Ritonga, M.Si.
Banyak tudingan mengarah kepada Kadis pertanian yang dianggap tidak mampu menyelesaikan persoalan masyarakat petani.
Menanggapi hal tersebut Ir. Susilistiawati Ritonga, M.Si menanggapi santai.
Melalui pesan wasup Rabu (28/01/2026), orang nomor satu di dinas pertanian itu mengirimkan sejumlah foto kegiatan alat berat dan chatingan dari seseorang.
" Semoga kt faham, sungai dan irigasi Primer, sekunder, tersier dan bendung itu kewenangan dan gawenya siapa,". tulisnya.
Sebelumnya Kades Desa Perkotaan Hendra (43) menuturkan saat ini ada 18 hektar lebih sawah mengalami kekeringan di wilayah kecamatan Air Putih dan Sei Suka.
Kekeringan terjadi di 12 desa akibat debit aliran air tidak mengalir dari sungai Limpasan Rahmania dan Hulu Sungai Tanjung Sei Manggar yang perlu dilakukan normalisasi.
Kejadian tersebut kata Hendra sudah berlangsung selama 2 musim tanam dan paling parah dalam sebulan ini, sebelumnya 1 rante dapat dihasilkan 3 goni gabah rata-rata 90 kg pergoni.
Dia berharap kepada pemerintah agar turun tangan melakukan normalisasi sungai agar aliran air dapat mengaliri sawah warga.
Sementara, Ketua Yayasan MAPEL Ramadhan Zuhri, SH saat berada lokasi kekeringan sawah di Dusun III Desa Perkotaan kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara pada, Selasa (27/01/2026)
meminta Bupati Batu Bara segera melakukan evaluasi kinerja Kadis Pertanian Kabupaten Batu Bara.
"MAPEL minta Bupati Batu Bara agar mencopot jabatan Ir. Susilistiawati Ritonga, M.Si sebagai kepala dinas Pertanian Batu Bara, karena dinilai tidak mampu menjalankan tupoksi terhadap petani" ungkapnya.
Ramadhan Zuhri juga meminta Pemkab Batu Bara melalui Pemprovsu, serta Kementerian Pertanian agar segera memberikan solusi terhadap 12 Desa yang terdampak kekeringan sawah tanaman padi yang berada di dua kecamatan yaitu Air Putih dan Sei Suka Kabupaten Batu Bara.
"Kekeringan ini sangat rentan sekali terjadi gagal tanam/ panen bagi para Petani, demi mewujudkan program Presiden RI Prabowo Subianto terkait swasembada dan ketahanan pangan, harus segera diatasi" pungkasnya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar