FOTO : Plt Badan Pengawasan Obat dan Makanan Palangka Raya, Yani Ardianti (tengah) didampingi pegawainya menyampaikan hasil dari pengawasan pangan selama selama bulan puasa.
PALANGKA RAYA, suarakpk.com – Plt Badan Pengawasan Obat dan
Makanan (BPOM) Palangka Raya, Yani Ardianti mengatakan bahwa pihaknya terus
memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat terhadap pangan.
“Khusunya
selama bulan suci Ramadan dan menjelang Hari Raya Iduk Fitri kami selalu
memperketat pengawasan pangan yang beredar di pasaran,” ucapnya kepada sejumlah
awak media dalam conferensi pers, Senin (10/05/2021) kemarin.
Ia
menjelaskan, mereka sangat fokus dalam pengawasan terhadap makanan takjil yang
dijual di pasaran dan parsel ang dibagikan. Namun sampai sejauh ini mereka
belum menemukan makanan yang mengandung bahan berbahaya atau tidak kadaluarwasa.
“Dari sampai
120 makanan takjil yang di jual di selurah Kalteng, kami belum menemukan
makanan mengandung borax dan zat kimia berbahaya. Artinya kesadaran masyarakat
sudah ada bahwa menggunkan bahan seperti borax dan zat kimia sangat tidak
dianjurkan,” tuturnya.
Ia
manambahkan, sadarnya masyarakat itu atas kerja keras dalam memberikan
penyuluhan atau imbauan kepada masyarakat oleh petugas BPOM Palangka Raya.
“Kita sangat
bersyukur tahun 2021 ini tidak ada ditemukan, dibandikan pada tahun-tahun sebelum
masih ada yang menggunakan bahan berbahaya untuk makanan. Namun kita tidak puas
sampai disini saja, kita akan terus memberikan edukasi kepada pelaku usaha
untuk tidak menggunakan zat berbahaya,” tuturnya. (nto)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar