Wakil Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Herman Jaya Harefa, S.Pd.K,. S.H saat menjadi narasumber tentang bertanam porang. (dok. HJH)
GUNUNGSITOLI, suarakpk. com - Menjadi buruh tani tidak mudah tetapi jika ingin masyarakat sejahtera tentu lebih baik menjadi petani keren.
Hal tersebut dilontarkan Wakil Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Herman Jaya Harefa yang akrab disapa Ama Tasya, ketika berbincang-bincang dengan Media Online suarakpk. com beberapa waktu lalu, saat berkunjung melakukan sosoialisasi di Desa Hilimbowo Olora Gunungsitoli Utara yang di fasilitasi Organisasi Masyarakat Sosial Bersama (OMASI BERSAMA) dan didampingi mewakili Kepala Pembantu Cabang BANK Mendiri Gunungsitoli bagian perkreditan marga Gulö.
Pada kunjungannya tersebut menyajikan sejumlah materi mulai dari bagaimana bertani porang hingga bisa meningkatkan pendapatan, kesejahteraan dan perekonomian masyarakat ditengah pandemik Covid-19.
Pada pertemuan tersebut anggota Omasi Bersama berterima kasih dan menyambut antusias atas kunjungan dan sosialisasi, sampai kini (13/02/2021) banyak masyarakat secara khusus anggota Omasi Bersama sudah mulai membuka lahan masing-masing untuk bertani porang.
Pada kunjungannya tersebut berjanji memfasilitasi anggota petani porang dengan apa adanya, mulai dari cara perkreditan dengan difasilitasi melalui wadah "Koperasi Sejahtera Jaya Bersama", menyumbangkan 1 unit mesin potong kayu senso dan kerjasama dengan pemerintah dalam penggunaan alat-alat pendukung pertanian berupa Hand Traktor.
Dikatakannya, "sebagai Wakil Ketua DPRD kota Gunungsitoli, mencoba membuka sebuah peluang usaha penanaman Porang di Desa Hilimbowo Olora - Gunungsitoli, pertanian porang adalah fenomena saat ini dan sangat menjanjikan, hasilnya memiliki nilai ekonomis tinggi, hingga saat ini makin hari makin banyak petani yang membuka lahan budidaya Porang".
Seperti disampaikannya lewat akun miliknya "mengajak masyarakat ikut sharing live mengenai budidaya porang dan bagaimana mengakses permodalan agar kita bisa memulai budidaya porang menangkap peluang usaha pertanian", hanya di live : Hari ; Senin, 15 Februari 2021 Pukul : 19.30 Wib Facebook Live Herman Jaya Harefa II & Amos Simuk, pesannya. (Tonazaro H)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar