FOTO : Kepala BPTD Wilayah XVI Kalteng, Buang Turasno bersama Kepala Terminal WA Gara Fajar Qomaru Zaman foto bersama.
PALANGKA RAYA, suarakpk.com - Untuk mengawasi arus mudik pada Natal dan Tahun Baru 2021, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XVI Kalimantan Tengah (Kalteng) dirikan tiga Posko Pemantau.
Tiga Pos Pemantau yang dimaksud terletak di Terminal Bus WA Gara Kota Palangka Raya, kedua di Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan Bahaur Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis). Namun untuk Posko di Bahaur dan Kumai tidak setiap hari hanya seminggu sekali atau sesuai keberangkatan dan kedatangan, Posko di Terminal Bus WA Gara yang Standby 24 jam.
Buang Turasno ATD MT selaku Kepala BPTD Wilayah XVI Kalteng mengatakan, dibuatnya Posko Pemantau ini untuk mengantisipasi terjadinya lonjakkan penumpang dalam menyambut Natal dan Tahun Baru 2021.
"Akan tetapi sejauh ini tidak ada lonjakan penumpang, mungkin masih pandemi Covid-19 ini sehingga mempengaruhi mudik juga. Namun kita tetapi memberikan antisipasi dengan mendirikan Posko Pemantau". Ucap Buang Turasno kepada media suarakpk.com ini saat ditemui, Rabu (23/12/2020) siang.
Kepala BPTD Wilayah XVI Kalteng ini menambahkan, selain menyiapkan Posko Pemantau pihaknya mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) seperti memasang tempat cuci tangan dan setiap penumpang dicek suhu tubuh dan wajib menggunakan masker.
"Kita juga memasang imbauan seperti menjalankan 3M (Mencuci tangan, Menggunakan masker dan Mejaga jarak). Intinya, kita memastikan keamanan penumpang dengan cara-cara itu tadi". Ucapnya.
Sementara ditempat yang sama, Kepala Terminal WA Gara, Fajar Qomaru Zaman mengatakan, di tahun 2020 tidak ada lonjakan penumpang dibanding tahun 2019 mungkin pengaruh pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap semua usaha masyarakat.
"Sampai hari ini (Rabu,red) penumpang masih normal tahun 2020 ini, rata-rata hanya 200 penumpang perhari. Pada hari Senin kemarin saja mencapai 270 orang". Katanya.
Fajar menjelaskan, di tahun ini menyiap 10 bus dan itu pun tidak full 100% penumpangnya. Namun untuk mengantisipasi pihaknya tetap menyiapkan bus cadangan jika terjadi lonjakan pada H-1 Natal dan Tahun Baru 2021.
Selain itu katanya, untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan saat keberangkatan mereka dari pihak Terminal rutin melakukan pemeriksaan seperti Administrasi, SIM, STNK, KIR dan Pengawasan. Sedangkan unsur Teknisnya adalah Lampu, Rem dan Ban
"Seperti apar, septey ball, kaca utama nggak boleh retak, pintu darurat dan alat pemecah kaca ini juga menjadi perhatian kita. Jika syarat-syarat ini tidak tidak lengkap maka kita sarankan untuk tidak berangkat, karena berkaitan dengan keselamatan penumpang". Tutupnya. (nto)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar