Ponpes Sabilul Khoirot Tengaran Dinilai Telah Siap Memulai Proses Belajar Mengajar - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

04 September 2020

Ponpes Sabilul Khoirot Tengaran Dinilai Telah Siap Memulai Proses Belajar Mengajar

KAB. SEMARANG, suarakpk.com – Dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19, Gugus Tugas Kesehatan Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, belum berapa lama ini, Selasa (1/9) mengadakan Rapit tes di Yayasan Pendidikan Islam Sabilul Khoirot, SMPIT Nurul Islam Tengaran.
Nampak hadir dalam kegiatan Rapit Tes diantaranya Pengurus Yayasan M.Jauhari Mahmud,S.Hi, Kapolsek Tengaran AKP Yartono, Danramil 06 Tengaran Lettu Supardi, Kepala Puskesmas Tengaran, dr.Aswindar Adhi Gumilang M.M.R bersama tim Puskesmas.
Selain melakukna Rapit Tes, Tim Gugus Tugas percepatan penanganan covid 19 Kecamatan Tengaran, juga menyerahkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Semarang berupa 1.000 masker dan jugan Handsof 3 drigen yang masing-masing berisi 5 liter.
Dituturkan M.Jauhari Mahmud S.Hi, bahwa kegiatan Rapit Tes tersebut merupakan bagian dari persiapan kedatangan Santri Pondok Sabilul Khoirot.
“Kegiatan pertama Rapit tes adalah seluruh Pegawai yang bekerjasama dengan laboratorium di klinik Nurul Islam, untuk selanjutnya ada pemantauan dari tim Puskesmas Kecamatan Tengaran,” tuturnya.
Dikatakan Jauhari, dalam penerimaan santri yang akan datang, para pengurus dan pegawai sudah melakukan persiapan, memasang banner banner tentang pentingnya menjaga Protokol Kesehatan salah satunya memakai masker.
“Kita juga sudah memperbanyak tempat untuk cuci tangan dan juga kita sudah menyampaikan semuanya kepada Gugus Tugas percepatan penanganan Covid 19,” katanya.
Selain itu, lanjut Jauhari, pengurus pondok juga sudah melakukan penyemprotan Desinfektan di asrama maupun di kelas- kelas yang nanti akan dipakai murid atau santri untuk melakukan pembelajaran.
“Rencananya kedatangan santri mulai tanggal 5 sampai 6 September, gelombang yang pertama dan gelombang yang ke dua tanggal 12 sampai 13 September, dan semua santri dan murid sudah kami beri edaran,” lanjutnya.
Ditandaskan Jauhari, bahwa sebelum datang ke pesantren, pertama para santri wajib mengkarantina mandiri minimal 14.
“Jika jadwal masuk tanggal 5 September, maka paling tidak mulai tanggal 22 Agustus sudah karantina, dan yang kedua, nanti kedatangan santri juga harus membawa surat keterangan surat Rapit tes, karena semua harus di rapit tes,” tandasnya.
Ditambahkan Jauhari, bagi yang non reaktif dipersilahkan masuk pondok dan untuk mereka yang reaktif dengan sangat terpaksa tidak diperbolehkan masuk pesantren.
“Sedangkan yang ketiga, seluruh santri dan orang tua wali santri,  menandatangani surat kesanggupan untuk masuk ,  jadi yang ada di sini, masuk di pesantren harus membawa surat pernyataan,” tambahnya.
Dijelaskankan Jauhari, bagi yang tidak sanggup menandatangani dalam kondisi covid 19 ini, para santri dipersilahkan belajar di rumah dan akan dilayani dengan pembelajaran jarak jauh atau daring.
“Tidak semua santri kita rapit tes, karena sebelumnya, hampir 700 sampai 1.000 wali santri kita survay, siapa yang siap berangkat ke pesantren dan siapa yang tidak dan kita tidak memaksa untuk masuk ke pesantren,” jelas jauhari.
Sementara, Kepala Puskesmas Tengaran, dr. Aswindar Adhi Gumilang M.M.R,  yang di dampingi Humas Puskesmas Tengaran, Wahyu S.Km,  mengatakan bahwa tujuan dari Tim Satgas Kecamatan tengaran, menuju Pondok Pesantren Nurul Islam, dikarenakan, beberapa waktu kemarin, Pondok telah mengajukan ijin untuk memulai kegiatan Santri.
“Tujuan kami bahwasanya, Pondok Pesantren ini sudah siap melakukan Protokol Kesehatan secara ketat dan antisipatif, apabila terjadi semacam salah satu santri yang terkena covid 19, sehingga kami dapat secepatnya menanganinya,” kata Aswidar.
Ditegaskan Aswidar, bahwa Pondok Pesantren Nurul Islam sudah cukup siap untuk antisipasi semua dan untuk protokol kesehatanya sudah siap.
“Walaupun masih ada kekurangan, di sana sini, tapi setelah dirapit tes, Pondok Pesantren Nurul Islam kami nilai sudah siap untuk melakukan kegiatan proses belajar mengajar,” pungkasnya. (Mujib/Solikin/red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)