PURWOREJO,
suarakpk.com – Karena tidak memiliki biaya memperbaiki rumah, Mukhozim seorang
warga Desa Kali Jambe, Dusun Bendo Rt 02 Rw 03, Kecamatan Bener, Kabupaten
Purworejo, Jawa Tengah, nekat menempati rumahnya.
Sebagaimana
diketahui pada sekira bulan Maret 2020 yang lalu, rumah Mukhozin yang bekerja
sebagai buruh harian lepas, menjadi salah satu rumah yang terkena longsor, dan sampai
saat ini belum diperbaiki sehingga dengan kondisi seadanya, Mukhozim masih
terus menempati rumahnya tersebut.
Dituturkan
Mukhozim, dirinya nekat menempati rumahnya yang terlihat rapuh dan rawan
terkena longsoran susulan, dikarenakan kondisi ekonominya dan Mukhozim memang sudah
tidak punya tempat tinggal lainnya.
Saat
dikonfirmasi di kediaman Mukhozim, jum'at (4/9/2020), masih terlihat
puing-puing reruntuhan material rumah yang berserakan namun sebagian memang
sudah dibersihkan.
“Iya
mas memang terpaksa saya menempati, dikarenakan saya sudah tidak punya tempat
tinggal lagi, karena keseharian saya bekerja sebagai buruh harian lepas itupun
hanya cukup untuk makan sehari-hari saja mas,” ucapnya.
Diungkapkan
Mukhozim, bahwa setelah terjadi longsor dirinya hanya diberi bantuan 1 dus mie
instan, telur, gula pasir dan teh dari Pemerintah Desa setempat.
“Setelah
itu sampai sekarang tidak ada bantuan lagi,” ungkapnya.
Sementara,
menanggapi kondisi rumah warganya, Kepala Desa Kalijambe Yanto Singgih
Prasetiyo, membenarkan bahwa Mukhozim adalah warganya dan rumah yang terkena
musibah tanah longsor masih ditempati sampai saat ini.
“Pemerintahan
desa baru dapat memberikan bantuan mie instan, gula, the dan telur, kami dari
pemerintahan desa hanya dapat mengusulkan saja,” pungkasnya. (bowo/red)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar