Kapal Pengangkut Rusak, 60 TKI Ilegal Gagal Berangkat Ke Malaysia - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

05 September 2020

Kapal Pengangkut Rusak, 60 TKI Ilegal Gagal Berangkat Ke Malaysia


Ketgam : Kapolsek Medang Deras AKP Jhony Andries Siregar SH saat memberi Arahan kepada para TKi.

Batu Bara, suarakpk.com - 23 orang warga Indonesia di temukan di Sei Padang Dusun Sono Desa Lalang Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara Sumatera Utara yang rencananya akan berangkat ke Negara Malaysia mencari kerja Jum'at 05/09/2020 pukul 14. 00 WIB

Para warga yang akan berangkat ke Negara Malaysia tersebut menumpang Boat yang pemiliknya masih dalam Lidik dari Sei Padang dengan cara dilangsir ke tengah menuju kapal yang akan berangkat ke Malaysia.

Akan tetapi setelah perjalanan sekira 5 Mil laut kapal mengalami kerusakan dan para warga yg di duga akan mencari kerja tersebut kembali ke darat dengan menumpang perahu nelayan sampai di pinggir Pantai Jono Desa Lalang Kecamatan Medang Deras.

Saat ini para warga yang akan berangkat ke Malaysia di tampung oleh penduduk sekitar untuk menunggu kembali ke daerah asal masing-masing.

Demikian disampaikan Kapolsek Medang Deras AKP Jhony Andres Siregar SH melalui pesan WhatsAAp Sabtu malam 05/09/2020 pukul 20.14 Wib

Menurut Andries, Info dari penumpang kapal yang di temukan di Dusun Sono, jumlah mereka sekitar 60 orang dan dalam keadaan selamat (tidak ada korban) namun sebagian telah kembali.

"  Yang tinggal 23 orang dan akan kembali sendiri ke tempat masing masing yang terdiri dari 12 pria dewasa dan 11 wanita dewasa" tutur nya.

Mantan Kapolsek Lima Puluh itu juga mengatakan, hasil kordinasi dengan pihak Forkopimcam Medang Deras dan Pol Air para warga tersebut diperkenankan kembali ke daerah asalnya atas permintaan para warga yang di duga mencari kerja dengan terlebih dahulu dilakukan pendataan terhadap mereka.

" Saat ini penyelidikan terhadap kapal tersebut dilakukan oleh Pol air dan kita beri arahan agar tidak melakukan perjalanan yang berbahaya dan illegal " tutup nya.

Di kutip dari salah satu media online Menurut keterangan Netti dari lampung, Humaitun asal surabaya,  iwan, ningsih suami istri asal langkat, anum medan.

Netti asal lampung, dari lampung ke batam, menuju medan dan di bawah ke rumah (RB) tekong disini.

Tadi pagi sekitar pukul 3.00 wib kami diberangkatkan  menuju malaysia, sekitar perjalanan 5 mil kapal motor (bot) bocor, kapal motor putar balik, belum sempat sampai di pinggir kapal motor karam, kami berjalan ditengah air dan lumpur, Menuju ke darat.

 Anum asal medan,Setor Rp 2.300.000 Netti asal Lampung, habis Rp.5.100.000, Humaitun Surabaya,Rp.3.500.000, Iwan dan ningsih suami istri asal langkat masing-masing Rp.2.500.000.

Di tempat terpisah, Hendra (20) asal brayan medan, baru kali mau berangkat kemalaysia rencana tujuan dimalaysia  didaerah malaka, kerja di restoran, Hendra cs mengaku setor kepada tim tekong sebesar Rp 2.300.000.

Dari hasil keterangan yang kita himpun, ssmuanya mengatakan tujuan kemalaysia karena tidak bisa melalui jalur resmi, makanya jalur ini (ilegal).


(575) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)