FOTO
: Pihak kepolisian, Damkar dan relawan berjibaku berusaha memadamkan kobaran
api yang menghanguskan rumah milik Budi Trisnawan di Jalan Riau Kota Palangka
Raya.
PALANGKA RAYA, suarakpk.com – Suasana Rabu pagi (22/07/2020), masyarakat
Jalan Riau Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mendadak
heboh. Pasalnya, rumah milik Budi Trisnawan (53) berlokasi padat penduduk
tersebut tiba-tiba mengelurkan asap tebal dan langsung berkobar.
Sehingga
warga yang berada dekat lokasi pun berhamburan keluar dan berteriak minta
tolong. Tidak hanya itu saja, sebagian warga juga langsung menghubung pihak
pemadam kebakaran dan pihak kepolisian terdekat.
Tidak
berapa kepolisian dan Damkar Kota serta tim relawan yang ada di Kota Palangka
Raya tiba di lokasi. Hingga sekitar setengah 40 menit kebakaran satu unit rumah
tersebut berhasil dipadamkan dari Tim Gabungan tersebut.
Salah
satu warga setempat mengatakan, kebakaran tersebut dari arah belakang dan api
dengan cepat membesar dan membakar seluruh isi bangunan.
“Kalau
nggak salah dari arah belakang, tetapi saya juga tidak tahu apakah dari kompor
atau karena konsleting lestrik. Pemilik rumah saat itu katanya berada di ruang
tengah”. Tuturnya.
Kapolsek
Pahandut, Kompol Edia Sutaata SH MH mengungkapkan, setelah mendapat informasi
dia dan anggotanya langsung mendatangi lokasi kejadian sambil berkoordinasi
dengan pihak Damkar Kota.
Ditambahkan
Kapolsek, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, dimana saat itu
dua orang saksi yang merupakan keluarga dari korban dan menghuni rumah tersebut
sedang berada disana.
“Saksi
mengatakan api berasal dari salah satu kamar, yang pada saat itu telah membakar
kursi hingga bagian atap rumah tersebut dengan cepat. Sehingga kedua saksi
segera keluar untuk menyelamatkan diri dan meminta pertolongan”. Ungkapnya.
Berselang
beberapa menit kemudian, Polsek Pahandut bersama enam Unit Pemadam Kebakaran
(Damkar) berhasil memadamkan api, sayangnya seisi rumah dan beberapa barang di
dalamnya telah ludes terbakar akibat banyaknya bahan yang memicu besarnya
kobaran api.
“Tidak
ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya saja mengakibatkan kerugian materiil
sekitar Rp 125 Juta. Kami akan berusaha untuk menyelidiki penyebab terjadinya
kebakaran tersebut”. Pungkas Edia. (nto)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar