KAB.SEMARANG,
suarakp.com – Lambatnya pemberian gaji karyawan PT Muara Krakatau (MK) yang
beroperasi di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, disesalkan
oleh Pemerintah Desa setempat.
Dituturkan
Kepala Desa Cukil, H.Mulyono, belum berapa lama ini, Jumat (10/7), bahwa
dirinya banyak menerima laporan dari karyawan PT.Muara Krakatau yang diduga
memperlambat gaji karyawannya.
“Kami
selaku pemerintah Desa menindaklanjuti laporan dari beberapa karyawan, bahwa
karyawan banyak yang melapor ke Pemdes Cukil gajiannya selalu terlambat,”
tuturnya.
Selain
itu, diungkapkan H.Mulyono bahwa gaji karyawan bulan lalu, juga masih ada yang
belum dibayarkan penuh dan hanya dibayarkan 50%.
“Pada
tanggal (7/7/2020) beberapa karyawan datang ke PT.Muara Krakatau untuk meminta
gaji, namun belum dibayar dan disuruh datang lagi pada tanggal 10/7/2020, saya
dan beberapa karyawan lainya datang ke pabrik MK, tapi nyatanya belum terbayar
juga,” ungkap Mulyono.
Sementara,
saat dikonfirmasi, HRD PT. Muara Krakatau, Lina membantah jika perusahaannya
belum membayar gaji karyawan.
“Justru
kita sangat istimewa sekali untuk masalah gajian, kita tidak usah menunggu
tanggal 10, kalo sudah ada uang dan tanggal 10 itu ketentuan dari menejemen,
kita gajian kalo tidak ada masalah dengan bayer,” bantah lina.
Ditegaskan
Lina, bahwa semua akan mendapat gaji masing - masing sehingga tidak perlu
khawatir setelah ada uang.
“Saya
akan beritahu semua karyawan yang belum dibayar,” tegasnya.
Sementara,
salah satu perwakilan dari karyawan PT. Muara Krakatau, yang belum menerima
gaji, Memey mengukapkan bahwa kedatangannya bersama teman teman berniat meminta
gaji yang belum terbayar.
“Saya
masuk kerja dari tanggal (18/5/2020) sampai bulan juni tanggal 10, kami terima
gaji tapi cuma lima puluh persen, sisanya mau dibayarkan tanggal 10/7/2020,
namun nyatanya belum dibayar juga sampai saat ini,” cetus Memey.
Dikatakan
Memey, padahal gajinya bersama teman-temannya sudah terlambat satu setengah
bulan sedangkan ketika ditanyakan, PT. Muara Krakatau jawabanya selalu dengan
nada tinggi.
“Kami
bersama kawan - kawan bersepakat menemui pimpinan PT.MK yang didampingi
H.Munyono selaku Kades Desa Cukil Kec Tengaran Kab Semarang,” katanya.
Mendengar persoalan yang terjadi di PT.
Muara Krakatau, Pemerintah Desa Cukil berharap, pihak terkait dapat mengkaji
ulang perijinan perusahaan tersebut, sementara pantauan di lapangan sebelumnya,
Kades Cukil juga pernah membuat aksi menyegel pintu gerbang PT. Muara Krakatau
lantaran perusahaan tersebut dinilai tidak mematuhi protocol kesehatan dan
tidak memiliki kontribusi dalam pembangunan lingkungan Desa Cukil.
(Mujib/Erwanto/red)
Mana tindak lanjutnya sekarang kerja 2bulan di bayar 600 katanya tgl 10 di bayar 1jt sisanya tgl 25 beserta uang lembur
BalasHapus