Kendal suarakpk.com.Untuk mengurangi kecelakaan dan membantu pengguna jalan yang hendak menyeberang perlintasan kereta api tanpa palang pintu rel ganda kereta api ( double trac ) dijalan Nawangsari tepatnya disebelah timur Stasiun Weleri , Ali Ridho,SE ,Kepala Desa Nawangsari , Kecamatan Weleri , Kabupaten Kendal membuat palang pintu darurat dan mempekerjakan dua warganya untuk menjaga perlintasan tersebut.
Saat ditemui awak media dilokasi perlintasan tanpa palang pintu Nawangsari selasa 21/7 Ali mengatakan karena perlintasan kereta api tanpa palang pintu ini sangat ramai dan sering terjadi kecelakaan terutama pada pagi sekitar jam 05.00 sampai jam 09.30 maka Ali bersama warganya mempunyai inisiatif untuk membuat palang pintu darurat.
" Saya sangat prihatin perlintasan tanpa palang pintu ini sering memakan korban sehingga saya bersama warga membuat palang pintu darurat ini," dijelaskan oleh Ali disamping kalau pagi hari sangat ramai para pengguna jalan kebetulan disebelah perlintasan rel kereta api juga ada pasar pagi sehingga menambah kepadatan jalan disekitar perlintasan ," karena disebelah perlintasan ada pasar pagi menambah kepadatan para pengguna jalan yang hendak menyeberang rel ganda kereta api itu," pungkasnya.
Sementara itu salah seorang petugas palang pintu Sarjono mengatakan sangat berterima kasih kepada Pak Kades selain bisa membantu masyarakat para pengguna jalan yang hendak menyeberang perlintasan juga mendapatkan upah dari Pemdes setempat ," saya sangat berterima kasih kepada pak Kades selain bisa membantu para pengguna jalan juga mendapat upah dari Pemdes setempat," tuturnya.
Ali berharap kepada Dirjen PT.KAI dan DISHUB Kabupaten Kendal serta pihak terkait agar segera dibuatkan palang pintu automatik yang bisa dikendalikan bersamaan dengan palang pintu utama disebelahnya yaitu perlintasan jalan raya Weleri .( dhon / Red ).
Saat ditemui awak media dilokasi perlintasan tanpa palang pintu Nawangsari selasa 21/7 Ali mengatakan karena perlintasan kereta api tanpa palang pintu ini sangat ramai dan sering terjadi kecelakaan terutama pada pagi sekitar jam 05.00 sampai jam 09.30 maka Ali bersama warganya mempunyai inisiatif untuk membuat palang pintu darurat.
" Saya sangat prihatin perlintasan tanpa palang pintu ini sering memakan korban sehingga saya bersama warga membuat palang pintu darurat ini," dijelaskan oleh Ali disamping kalau pagi hari sangat ramai para pengguna jalan kebetulan disebelah perlintasan rel kereta api juga ada pasar pagi sehingga menambah kepadatan jalan disekitar perlintasan ," karena disebelah perlintasan ada pasar pagi menambah kepadatan para pengguna jalan yang hendak menyeberang rel ganda kereta api itu," pungkasnya.
Sementara itu salah seorang petugas palang pintu Sarjono mengatakan sangat berterima kasih kepada Pak Kades selain bisa membantu masyarakat para pengguna jalan yang hendak menyeberang perlintasan juga mendapatkan upah dari Pemdes setempat ," saya sangat berterima kasih kepada pak Kades selain bisa membantu para pengguna jalan juga mendapat upah dari Pemdes setempat," tuturnya.
Ali berharap kepada Dirjen PT.KAI dan DISHUB Kabupaten Kendal serta pihak terkait agar segera dibuatkan palang pintu automatik yang bisa dikendalikan bersamaan dengan palang pintu utama disebelahnya yaitu perlintasan jalan raya Weleri .( dhon / Red ).



Tidak ada komentar:
Posting Komentar