Garut , Suarakpk.com.Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT ) Desa Jatisari , Kecamatan Karangpawitan , Kabupaten Garut Jawa Barat ,selasa 23/6 beberapa waktu lalu berjalan dengan aman ' lancar dan terkendali,
walaupun pasokan telur ayam mengalami keterlambatan sehingga masyarakat di Desa -Desa kecamatan Karangpawitan yang telah mendapat BPNT harus menunggu lama, .
Sebanyak 233 orang di Desa Jatisari menerima rapelan BPNT mandiri selama tiga bulan terhitung dari bulan April, Mei dan Juni 2020, dengan besar bantuan Rp200.000/Bln, dimana 233 KPM ini merupakan hasil dari program perluasan BPNT.
Dalam penyaluran BPNT Mandiri di Desa Jatisari, di monitoring langsung oleh Kepala Desa Jatisari Abad Badrudin.
Penyaluran BPNT Mandiri dilaksankan di Agen Jajang hidayat yang beralamat di Kampung Sukamanah RT02/RW04, Desa Jatisari, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa 23/6.
" BPNT mandiri berjalan lancar aman dan terkendali," kata Badrudin kepada suarakpk
Abad menjelaskan bahwa saat ini BPNT Mandiri yang disalurkan sebangak tiga bulan secara dirapelkan.
"Jadi dalam BPNT bulan ini di gabung dari bulan April, Mei hingga Juni, dimana tiap KPM mendapat bantuan sebesar Rp200.000/bln jadi total dalam rapelan ini tiap KPM mendapat Rp600.000 yang akan ditukarkan dengan paket sembako senilai Rp600.000," jelasnya.
Dalam pantauan awak media suarakpk yang mendapat BPNT berupa Beras 10k/bln total 30kg/ KPM, Daging ayam 1kg/bln Total 3kg/ KPM, Kacang hijau 1/4kg/bln total 3/4 Kg/ KPM, Tahu 10 buah/bln total 30 buah, Telur ayam 10butir/bulan total 30 butir/KPM dan Jeruk 0.5kg/bln total 1,5 Kg/ KPM.
Hal yang sama juga dilaksanakan di beberapa Desa di Kecamatan Karangpawitan yaitu adanya keterlambatan pasokan telur ayam, sehingga para KPM harus sedikit sabar menunggu kedatangan pasokan telur ayam.( Gus / Red ).
walaupun pasokan telur ayam mengalami keterlambatan sehingga masyarakat di Desa -Desa kecamatan Karangpawitan yang telah mendapat BPNT harus menunggu lama, .
Sebanyak 233 orang di Desa Jatisari menerima rapelan BPNT mandiri selama tiga bulan terhitung dari bulan April, Mei dan Juni 2020, dengan besar bantuan Rp200.000/Bln, dimana 233 KPM ini merupakan hasil dari program perluasan BPNT.
Dalam penyaluran BPNT Mandiri di Desa Jatisari, di monitoring langsung oleh Kepala Desa Jatisari Abad Badrudin.
Penyaluran BPNT Mandiri dilaksankan di Agen Jajang hidayat yang beralamat di Kampung Sukamanah RT02/RW04, Desa Jatisari, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa 23/6.
" BPNT mandiri berjalan lancar aman dan terkendali," kata Badrudin kepada suarakpk
Abad menjelaskan bahwa saat ini BPNT Mandiri yang disalurkan sebangak tiga bulan secara dirapelkan.
"Jadi dalam BPNT bulan ini di gabung dari bulan April, Mei hingga Juni, dimana tiap KPM mendapat bantuan sebesar Rp200.000/bln jadi total dalam rapelan ini tiap KPM mendapat Rp600.000 yang akan ditukarkan dengan paket sembako senilai Rp600.000," jelasnya.
Dalam pantauan awak media suarakpk yang mendapat BPNT berupa Beras 10k/bln total 30kg/ KPM, Daging ayam 1kg/bln Total 3kg/ KPM, Kacang hijau 1/4kg/bln total 3/4 Kg/ KPM, Tahu 10 buah/bln total 30 buah, Telur ayam 10butir/bulan total 30 butir/KPM dan Jeruk 0.5kg/bln total 1,5 Kg/ KPM.
Hal yang sama juga dilaksanakan di beberapa Desa di Kecamatan Karangpawitan yaitu adanya keterlambatan pasokan telur ayam, sehingga para KPM harus sedikit sabar menunggu kedatangan pasokan telur ayam.( Gus / Red ).




Tidak ada komentar:
Posting Komentar