Ketua umum DPC LSM L- KPK Aceh Timur angkat bicara terkait pernyataan Yunan Nasution - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

15 Juni 2020

Ketua umum DPC LSM L- KPK Aceh Timur angkat bicara terkait pernyataan Yunan Nasution

Aceh Timur/suarakpk com- Dedi iskandar, Ketua umum dpc LSM L-KPK angkat bicara terkait Pernyataan Yunan Nasution, yang meminta Polda Aceh segera menangkap Anggota DPRK Aceh Timur dari Partai Aceh, Amat Leumbeng, dianggap bisa memicu konflik baru di daerah tersebut.Senin (15/6/2020).

"Pernyataan Yunan Nasution bisa picu konflik baru di Aceh Timur. Ulah oknum tidak bertanggung jawab jangan sampai merugikan masyarakat banyak," kata Dedi Iskandar, kepada awak Media

Hal itu disampaikan Dedi iskandar selaku ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi dpc Aceh Timur yang juga salah satu pemuda asli darah Aceh Timur, menanggapi pernyataan Yunan Nasution melalui yang telah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat setempat.

"Yunan Nasution jangan cari panggung mengatas namakan masyarakat Aceh khususnya Aceh Timur. Saya selaku putra asli Aceh Timur tidak merasa penulisan nama Panglima GAM yang terpampang di baliho Amat Leumbeng itu sebagai masalah besar, apalagi sampai membuat kami trauma kembali dengan masa konflik," kata Dedi Iskandar.

Ketua Lembaga komunitas Pengawas korupsi dpc Aceh Timur ini mengaku heran dengan ulah Yunan Nasution. Karena menurut Dedi Iskandar, masyarakat di Aceh Timut sama sekali tidak mempermasalahkan nama Panglima GAM seperti tertulis di baliho ucapan selamat Idul Fitri dari Amat Leumbeng.

"Dia (Yunan) siapa, berani berpendapat seperti itu kata dedi, "Dedi, Apa dia pernah ikut dalam konflik atau gimana? Kami selaku masyarakat yang ikut merasakan gimana konflik saja tidak masalah, bagi kami itu biasa. Ini kok latah dan terkesan cari panggung terus, kan aneh," ujar Dedi Iskandar.

Dedi Iskarndar juga menuturkan, berita yang dirilis Yunan Nasution melalui beberapa Media online, malah menimbulkan masalah baru di Aceh khususnya Aceh Timur, tentang perjuangan yang belum selesai dan kondisi mantan kombatan GAM itu sendiri.

"Yunan Nasution salah kaprah dalam berfikir. Berita yang dia buat itu memunculkan konflik baru di Aceh danTerkesan pernyataan itu seperti ada pesanan untuk menjatuhkan karakter Amat Leumbeng dari Partai Aceh," ungkap Dedi Iskandar selaku Ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi dpc Aceh Timur.

Lebih lanjut Dedi Iskandar menuturkan, diriya selaku simpatisan Partai Aceh, merasa geram dengan ulah oknum yang terus mencoba memicu konflik di Aceh.

"Saya berharap Yunan jangan lagi membuat sensasi yang bisa merugikan masyarakat. Jangan karena kepentingan politik, nanti kami masyarakat Aceh Timur justru tidak tenang. Sudah cukup konflik yang kami rasakan sebelumnya jelas dedi.

"Semenjak berita terkait amat Leumbeng itu terbit, sampai sekarang permasalahan itu pun semakin memanas bahkan Yunan Nasution sudah dilaporkan ke Polda Aceh oleh Panglima Wilayah Perlak dan para tokoh Aceh Timur," beber Dedi Iskandar.

"Saya malah lebih setuju Yunan Nasution yang ditangkap oleh kepolisian. Karena ulahnya membuat kondusifitas terganggu. Jangan sampai keamanaan terganggu karena ulah dia begitu," sambungnya dedi.

Bukan itu saja, Dedi Iskandar juga meminta Yunan mempelajari mengenai kondisi Aceh terkini. Jangan sampai damai yang sudah berjalan menjadi rusak akibat pernyataan yang menyudutkan kombatan dan masyarakat.

"Karena kita melihat seperti ada upaya menggiring isu. Ini tidak boleh dilakukan oleh siapa pun. Kita perlu menjaga Aceh tetap aman dan damai seperti harapan kita semuanya. Kalau mau berpolitik silakan saja, kalau ada sentimen pribadi dengan Amat Leumbeng temui, jangan bawa nama masyakarat, kami tidak sepakat,pungkas Dedi Iskandar.(Dd)

1 komentar:

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)