GROBOGAN,
suarakpk.com – Setelah menyantap makanan hajatan dari tetangga, belum berapa
lama ini, Kamis (11/6) dikabarkan, sebanyak 23 warga Desa Getasrejo, Kecamatan
Grobogan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah mengalami keracunan massal.
Pantauan
di lapangan saat kejadian, ke 23 korban keracunan tersebut harus dilarikan ke beberapa
rumah sakit, antara lain ke RSUD, RSI, YAKKUM dan puskesmas terdekat.
Dituturkan
salah satu warga Getasrejo, Atik, yang menyaksikan peristiwa tersebut, sebelum
diketahui adanya keracunan, para korban mengalami mual dan muntah hingga
pingsan. Diduga hal itu dipicu makanan kenduri berupa nasi, tempe yang dicampur
dengan sayuran dari daun singkong di tetangga yang mempunyai hajat.
“Reaksi
mual, pusing, dan muntah muncul setelah beberapa jam dari mereka menyantap
makanan hajatan,” ucapnya.
Dijelaskan
Atik, bahwa awalnya warga tidak menghiraukan kondisi tersebut, karena dianggap
sakit biasa dan hanya diobati dengan obat warung, namun puluhan warga mulai
berjatuhan dengan mengalami gejala yang sama secara bersamaan.
"Saya
sempat merasa mual dan muntah, tapi tidak berpikir mengalami keracunan,
sehingga saya dibiarkan begitu saja," jelas Atik, Jumat (12/6/2020).
Hingga
berita ini ditayangkan, diperoleh informasi, hingga saat ini 4 orang masih
harus menjalani rawat inap mereka diantara, Atik (35), Puji (37), Rusdi (61), Ulum,
(10), sementara di TKP masih diberi garis polisi (polisi line). (hari/red)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar