Bupati Kendal, Laporkan Akun Facebook Palsu - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


01 April 2019

Bupati Kendal, Laporkan Akun Facebook Palsu


KENDAL, suarakpk.com - Beberapa minggu ini, ada akun palsu yang mengatas namakan Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa M.Si., dan akun palsu tersebut telah meminta sejumlah uang kepada teman-teman facebooknya. Hal itu disampaikan oleh Bupati Mirna saat acara jumpa pers, Senin (1/4/2019) yang dilaksanakan diruang kerja Bupati Kendal.
Menurut Bupati Mirna ada perbedaan huruf pada nama akun facebook resmi miliknya dan akun facebook palsu tersebut. “Nama akun facebook milik saya yang resmi Mirna Annisa, sedangkan akun palsu itu bernama Mirna Anisa, jadi hanya selisih satu huruf saja yaitu N,” ujarnya.
Dengan adanya akun tersebut Bupati Mirna sangat merasa terganggu, sehingga pihaknya lasung melaporkan nama akun itu ke Polres Kendal agar segera ditindaklanjuti.
“Saya sangat merasa dirugikan dengan adanya akun palsu itu, yang mana seharusnya menjadi media komunikasi terhadap masyarakat Kabupaten Kendal dan relasi dalam jaringan luas saya, dan saya pastikan tidak ada nominal uang dan transaksi apapun karena saya juga bukan pedagang online. Informasi yang saya berikan kepada masyarakat adalah informasi yang bisa dipertanggung jawabkan, sedangkan akun ini kan tidak bisa dipertanggung jawabkan,’’ ucapnya.
Salah satu teman facebook dari Bupati Mirna, Sumartoyo yang kebetulan menjabat sebagai Camat Pegandon mengungkapkan bahwa akun palsu itu meminta sejumlah uang kepadanya untuk disumbangkan ke yayasan salah satu panti.
“Sekira pukul 10.30 tadi ada akun atas nama Mirna Anisa melalui inbok facebook meminta uang 10 juta untuk disumbangkan ke salah satu panti sosial, kemudian saya langsung melaporkan hal tersebut ke Kesbangpol Kendal, karena selama ini saya kenal betul Bupati Mirna Annisa tidak akan melakukan hal itu,” terangnya.
Sementara itu, Kapolres Kendal, AKBP Hamka Mappaita mengakatakan, usai mendapat informasi terkait akun palsu yang menggunakan nama Bupati Kendal langsung bergerak cepat untuk menulusurinya.
“Setelah kami lacak nomer rekening yang digunakan sebagai alat untuk transfer saat meminta uang ini dibuka di Wonosobo atas nama inisial SM seorang perempuan, dan ketika kami lacak nomer telpon yang digunakan untuk membajak sekarang sudah ada di Lampung. Jadi saat ini saya dengan pihak Reserse mengambil langkah untuk memastikan nomer rekning yang ada di wonosobo untuk melihat transaksinya seperti apa,” terangnya.
Kapolres Kendal tersebut juga mengakatakan, untuk sementara ini menurutnya adalah jaringan penipuan biasa, yang biasa mencatok nama-nama pejabat, hal ini juga pernah terjadi kepada dirinya beberapa bulan yang lalu, yang mana ada informasi yang mengatasnamakan ajudan meminta uang kepada beberapa kepala desa, kemudian setelah dilacak nomer tersebut keberadaannya ada di Makasar.
“Langkah berikutnya akan kami telurusi nomer telpon tersebut dan akan kami komunikasikan dengan Polda Lampung melalui Polda Jawa Tengah karena kasus ini dimungkinkan korbannya banyak,” tegas AKBP. Hamka Mappaita.
(002/red-HR)

No comments:

Post a Comment