Bupati Kendal, Mirna Annisa Bantah Memarahi Wartawan, Tetap Semangat Bangun Kendal - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


06 May 2017

Bupati Kendal, Mirna Annisa Bantah Memarahi Wartawan, Tetap Semangat Bangun Kendal


Kendal, suarakpk.com - Menanggapi pemberitaan suarakpk, Bupati Kendal, dr.Mirna Annisa akhirnya angkat bicara dan memberikan konfirmasi. Seperti saat ditanya terkait pemberitaan, Mirna menjawab melalui WhatsAppnya "Nggak apa apa pak,  begitulah fitnah dan kebencian terhadap saya selalu disebar, tenang saja."
Saat disampaikan bahwa suarakpk tidak ada kebencian atau fitnah apapun dan suarakpk tetap independen, Mirna menjawab dengan tenang "oya gret, harus begitu,  terimakasih sudah sangat care terhadap kami"
Lebih lanjut Mirna menuturkan "seharusnya berita dituliskan berdasarkan fakta pak,  kenapa menulis tanpa konfirmasi terlebih dahulu, terimakasih banyak, tidak akan membuat saya surut membangun kendal, terimakasih banyak atas pelajaran berharganya."
Mirnapun juga menilai atas apa yang diberitakan suarakpk adalah bohong "saya pasatikan bohong, bapak lebih paham terkait kode etik profesi bapak." kata Mirna saat di konfirmasi redaksi via WhatsApp pagi hari ini. (6/5).

Sementara saat dikonfirmasi terkait insiden perampasan kamera wartawan suarakpk di lapangan,  mirna menjelaskan "hahahaha.. Mohon maaf saya tidak marah sama sekali,  saya hanya bertanya kenapa menulis tanpa konfirmasi begitu saja dan tidak ada pengawal saya, masa begitu marah,  coba dibaca gestur orang bapak, apa dalam tekanan?"
Mirna dengan tulisannya mengatakan tetap akan semangat dalam membangun kabupaten kendal,  "sudahlah,  buat saya semuanya semangat,  sudah saatnya kendal dibangun untuk kemajuan,  sudah bukan zaman berpolitik kotor, apapun juga matursembahnuwun" tulis Mirna melalui WAnya kepada redaksi.
Mirnah menambahkan "siap bapak, terimakasih banyak, semoga ada pendewasaan dari setiap pihak dalam dalam melangsungkan pemerintahan,  sebagai kontrol pihak yang diluar juga semakin dewasa dalam menilai demi mewujudkan keinginan masyarakat" (IR.01/red)

No comments:

Post a Comment